BETANEWS.ID, KUDUS – Puluhan kambing di kandang tampak lahap menyantap pakan yang diberikan oleh Suharyanto (24). Setelah kambing di depannya mendapat jatah makan, ia lalu berpindah ke kambing lain yang ada di kandangnya itu.
Menjelang Hari Raya Iduladha, pria yang akrab disapa Anto itu memang agak sibuk merawat kambing-kambingnya. Apalagi, puluhan kambing di sana itu dititipkan para pembeli sampai pelaksanaan kurban nanti.
Warga Dukuh Winong RT 6 RW 6 Desa Kaliwungu, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus itu mengaku kambing di tempatnya tetap laris manis meski ada wabah penyakit mulut dan kuku (PMK). Bahkan, dari 70 kambing yang ia sediakan, kini tinggal 4 ekor saja yang belum laku.
Baca juga: Meski PMK Merebak, Anto Ternyata Mampu Jual 66 Kambing untuk Kurban
“Penjualan Alhamdulillah masih stabil, dan tidak ada pengaruh ,meski adanya PMK yang saat ini sedang marak. Kemudian semua kambing yang ada di kandang ini semua aman dan tidak ada yang terindikasi penyakit,” bebernya kepada betanews.id, Selasa (28/6/2022).
Saat ini, ia menyediakan dua jenis kambing yakni 50 kambing Jawa randu dan 20 domba. Katanya, mayoritas peminat untuk kurban lebih suka membeli kambing jawa randu.
Baca juga: Kemenag Kudus Imbau Warga Tak Paksakan Berkurban di Tengah Wabah PMK
Meski hampir terjual semua, kata Anto, hewan tersebut masih ia pelihara dan ia kirim satu hari sebelum kurban. Itu merupakan pelayanan untuk pelanggannya yang sudah mempercayakan kambing padanya.
“Untuk harga sudah termasuk pemeliharaan. Harga saat ini untuk jenis kambing jawa randu mulai dari Rp3 juta sampai Rp4,5 juta. Sedangkan untuk jenis domba mulai dari Rp2,5 juta sampai Rp3 juta,” tandas Anto.
Editor: Ahmad Muhlisin

