31 C
Kudus
Minggu, Juni 26, 2022
spot_img
BerandaWISATALebih Dekat dengan...

Lebih Dekat dengan Andi Ahmad, Pengelola Balkondes Tuksongo Sekaligus Penggerak Desa Wisata

BETANEWS.ID, MAGELANG – Berkunjung ke Borobudur, maka akan ada ragam destinasi wisata yang bisa dikunjungi yang instagramable. Salah satu yang sedang hits adalah Balai Ekonomi Desa (Balkondes) Tuksongo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang.

Balkondes Tuksongo ini, lokasinya hanya 2 kilometer dari kompleks Candi Borobudur. Seperti namanya, ini merupakan balai ekonomi desa yang sering menjadi pusat kegiatan Desa Tuksongo.

Kawasan Balkondes yang ada di Desa Tuksongo. Foto: Budi Prasetyo.

Baca juga: Menyusuri Keindahan Alam di Tuksongo Magelang, Kampung di Kaki Bukit Menoreh

- Ads Banner -

Desa ini sedang mengembangkan wisata berbasis teknologi digital berupa wisata budaya, kesenian, pendidikan dan juga argowisata.

Wisatawan yang datang, juga bisa menikmati pengalaman wisata berbasis teknologi yang inovatif dan sulit ditemukan di tempat lain. Di area seluas 18.000 m2 ini, bukan hanya ada balkondes, tapi juga homestay yang nyaman dan kekinian.

Tak mudah untuk mengelola Balkondes Tuksongo yang menjadi desa wisata. Banyak hal yang harus dilakukan untuk bisa mengembangkan ekonomi masyarakat.

Salah satu sosok yang menjadi penggerak dalam berkembangnya balkondes tersebut adalah Andi Ahmad. Ia merupakan sosok pemuda yang gigih untuk mengelola dan mengembangkan Tuksongo sebagai desa wisata.

“Adanya balkondes ini, sebagai pusat perekonomian untuk masyarakat dan pintu gerbang bagi wisatawan yang datang, agar tahu wisata-wisata yang ada di desa kami,” ujar Andi Ahmad.

Untuk Balkondes Desa Tuksongo sendiri, katanya, fasilitas sangat lengkap. Penginapan atau homestay terdapat 20 kamar. Selain itu juga ada tempat makan dan juga resto serta paket-paket wisata tour ke wilayah sekitaran Desa Wisata Tuksongo.

Balkondes Desa Tuksongo sendiri sebutnya, awal diresmikan pada awal 2017 oleh Menteri BUMN, Rini Sumarmo.

Baca juga: Lebih Dekat dengan Pipit, Pembuat Topeng Besi untuk Kostum Tari Kawedar


“Perbedaan adanya balkondes dibanding sebelum ada sangat jauh. Dulunya desa kami tidak begitu ramai, setelah ada balkondes, ribuan bahkan puluhan puluhan ribu pengunjung datang ke desa kami setiap bulannya,” ujar Andi Ahmad.

Di Balkondes Tuksongo sendiri, juga sering dikunjungi turis mancanegara. Hal ini tak terlepas dari sekitara Desa Wisata Tuksongo ada hotel-hotel besar.

“Dengan adanya hotel besar di sekitaran Desa Wisata Tuksongo, jadi balkondes bisa dikunjungi wisatawan asing untuk makan siang atau makan malam,” pungkas Andi.

Editor : Kholistiono

Lipsus 14 - Penerapan Teknologi Bambu untuk Tanggul Laut Tol Semarang Demak

Tinggalkan Balasan

31,944FansSuka
15,127PengikutMengikuti
4,332PengikutMengikuti
80,005PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler