31 C
Kudus
Jumat, Agustus 12, 2022
spot_img
BerandaSOLOKetua NPC Tegaskan...

Ketua NPC Tegaskan Tak Ada Unsur Politik Saat Tunjuk Gibran Jadi Ketua INASPOC APG 2022

BETANEWS.ID, SOLO – Ketua National Paralympic Committee (NPC) Indonesia Senny Marbun membantah penunjukan Gibran Rakabuming Raka sebagai ketua pelaksana ASEAN Para Games 2022 Organizing Committee (INASPOC) ASEAN Para Games XI 2022 ada unsur politik.

Hal tersebut lantaran pada Perpres Nomor 95 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan ASEAN Para Games XI 2022 yang disahkan Presiden Jokowi pada 17 Juni 2022 lalu, ditetapkan Gibran sebagai ketua pelaksana INASPOC.

Kepada awak media, Senny menegaskan bahwa yang memilih Gibran menjadi ketua panitia APG XI 2022 bukanlah Presiden Jokowi. Senny lantas menceritakan bahwa tim NPC lah yang memilih Gibran untuk diajukan sebagai ketua INASPOC.

- Ads Banner -

“Jadi sebelum Pak Jokowi menandatangani Perpres itu, Gibran saya minta hadir di kantor NPC, kita minta beliau untuk jadi tuan rumah di Surakarta,” ujar Senny pada jumpa pers di Kantor NPC Solo, Jumat (24/6/2022).

Baca juga: ASEAN Para Games 2022 Akan Digelar Secara Bubble Demi Kesehatan Atlet

Senny menjelaskan, pemilihan Gibran menjadi ketua INASPOC dimulai dari NPC dan kemudian diajukan ke Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Kemudian setelah disetujui, barulah bisa ditandatangani oleh Presiden.

Menurut Senny, alasannya meminta Gibran menjadi ketua INASPOC lantaran suami Selvi Ananda itu memiliki kapasitas di bidang tersebut. Dengan jiwa dan semangat mudanya, Gibran diharapkan bisa menyukseskan APG XI 2022 ini.

“Gibran muda dan berkualitas, kenapa nggak kita tampilkan. Daripada kita menampilkan orang-orang tua yang banyak omong, yang terlalu banyak cerita tapi tidak bisa kerja, repot, lebih baik kita pakai yang muda-muda, berkualitas, berani, dan bertanggung jawab dengan apa yang dikerjakan,” tegasnya lagi.

Pengusulan Kota Solo sebagai tuan rumah juga telah dipertimbangkan oleh Senny. Sebab, Solo pada 2011 lalu juga telah sukses menjadi tuan rumah APG. Diketahui pula, pada saat itu, Presiden Jokowi juga tengah menjabat sebagai Wali Kota Solo.

“Waktu kita menyelenggarakan Asian para games di 2011 dan itu pun sukses. Dan rumah NPC Indonesia di Surakarta. Tentunya di Surakarta lebih siap penyelenggarakan itu Karena kita pun sudah pernah menyelenggarakan itu 2011. Terus Pak Presiden, Wah iya iya, di Surakarta mungkin bisa,” ujarnya.

Baca juga: Renovasi Lapangan Tenis untuk ASEAN Para Games 2022 Ditarget Rampung 20 Juli

Selain itu, pemilihan Gibran sebagai ketua INASPOC juga lantaran selain masih muda, Gibran juga merupakan pemimpin yang sangat mengetahui dan berkompeten di Kota Solo.

Maka dari itu, Senny mengaku tidak habis pikir kepada orang-orang yang menyangkutkan hal tersebut dengan urusan politik. Ia menegaskan bahwa NPC bukanlah organisasi yang mengurusi hal-hal politik.

“Ini kan kita sudah siapkan, ASEAN para games agar menjadi juara umum. Yang berpolitik biar berpolitik. Tinggalkan politis-politis dari ASEAN Para Games ini. Yang kita harapkan sebetulnya pure olahraga, jangan dipolitisi kemana-mana,” tegas Senny.

Dengan adanya isu-isu politik tersebut, menurur Senny, akan menghalangi anak-anak muda yang berkompeten dan penuh semangat untuk berkembang.

“Saya sayangkan kepada politisi-politisi di Indonesia yang sudah tua nggak usah lah terlalu vokal untuk mau mengganjal orang yang masih muda tapi berkualitas, berani, dan taktis, kenapa nggak kita coba daripada yang tua-tua tapi cuman banyak omong,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

32,381FansSuka
15,327PengikutMengikuti
4,330PengikutMengikuti
90,084PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler