31 C
Kudus
Minggu, Juni 26, 2022
spot_img
BerandaBISNISHarapan Shofwan Raup...

Harapan Shofwan Raup Banyak Untung dari Jual Jambu Harus Pupus Karena Sepi Pembeli  

BETANEWS.ID, KUDUS – Di tepi Jalan Yos Sudarso, Desa Burikan, Kecamatan Kudus, terlihat lapak penjual jambu Demak. Di tempat itu, tumpukan jambu masih tampak menggunung. Begitu juga jambu yang sudah dikemas dalam plastik yang masih banyak tergantung. Sang pemilik lapak, Shofwan Yasir (30) juga terlihat lebih banyak menunggu pembeli karena jarang ada yang mampir.

Menurut Shofwan mengakui, penjualan tahun ini mengalami penurunan yang sangat drastis. Hal itu dikarenakan banyak orang yang jualan jambu tersebut di Kudus.

Shofwan sedang menunggu pembeli mampir di lapak jambu miliknya. Foto: Kaerul Umam.

“Tahun ini penjualan sepi banget. Kalau dibandingkan dengan tahun lalu jauh banget perbedaannya. Tahun lalu, sehari bisa laku hingga 1 kuintal, tapi saat ini hanya 20 sampai 25 kilogram saja,” beber Shofwan kepada betanews.id, Rabu (15/6/2022).

- Ads Banner -

Baca juga: Terkenal dengan Rasanya yang Manis, Buah Naga Organik di Tya Farm Jadi Buruan Warga

Selain banyak yang jual, lanjut Shofwan, sepinya pembeli itu karena jambu khas Demak itu barangnya sangat melimpah dan hampir semua warga Demak memiliki pohon tersebut. Makanya, harganya harganya kemudian anjlok.

Meski harga anjlok, kata Shofwan, ia tak begitu suka dengan keadaan tersebut, lantaran semakin harga turun, maka semakin banyak yang berjualan. Maka persaingan penjualan juga semakin banyak.

Baca juga: Penjual Buah Naga Pinggir Jalan Ini Punya Strategi Khusus, Sehari Bisa Jual Hingga 1 Kuintal

“Kalau saya pribadi lebih suka kalau harga jambu standar, tidak murah seperti ini. Kalau murah, yang jual banyak, penjualan juga menurun,” jelas warga Desa Mijen Rt 4 Rw 3, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak tersebut.

Ia menjelaskan, saat ini harga jambu yang ia jual Rp15 ribu per kilogramnya. Menurutnya, harga jambu semakin hari semakin menurun dari Rp19 ribu, kini menjadi Rp15 ribu per kilogramnya.

“Jadi saya jualnya per bungkus dengan harga Rp5  ribu,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

Lipsus 14 - Penerapan Teknologi Bambu untuk Tanggul Laut Tol Semarang Demak

Tinggalkan Balasan

31,944FansSuka
15,127PengikutMengikuti
4,332PengikutMengikuti
80,005PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler