31 C
Kudus
Selasa, Januari 27, 2026

Tingkatkan Ekonomi Berbasis Digital, Pemkab Kudus Tahun Ini Bangun Fiber Optik di Empat Kecamatan

BETANEWS.ID, KUDUS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus tahun ini memulai membangun jaringan fiber optik (FO) di empat kecamatan. Hal itu sebagai pengembangan masterplan Kudus Smart City.

Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kudus yakni Dwi Yusi Sasepti menuturkan, empat kecamatan yang akan dilakukan pembangunan jaringan fiber optik antara lain, Kecamatan Undaan, Jati, Bae dan Dawe. Pembangunan jaringan fiber optik tersebut guna untuk meningkatkan kemampuan internet yang lebih bagus.

Baca juga : Evaluasi Implementasi SAKIP, Hartopo Optimis Bisa Tingkatkan Birokrasi Kudus Lebih Baik

-Advertisement-

“Selama ini, teknologi yang kita gunakan sudah ketinggalan. Oleh sebab itu, tahun ini dimulai pembangunan jaringan fiber optik, biar internet lebib cepat. Sehingga, pelayanan kepada masyarakat bisa lebih bagus lagi,” ujar perempuan yang akrab disapa Yusi kepada Betanews.id, Rabu (25/5/2022).

Yusi menambahkan, anggaran pembangunan jaringan fiber optic ini dari alokasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kudus tahun 2022. Serta, pihaknya juga sudah mengusulkan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah agar Kudus mendapatkan bantuan gubernur untuk pembangunan jaringan fiber optik khusus komplek perkantoran.

“Nantinya pembangunan jaringan fiber optik ini bertahap merambah ke semua kecamatan serta ke semua desa di Kudus. Jika sudah sampai ke tingkat desa, maka WiFi gratis di setiap desa di Kudus, bukan sesuatu yang mustahil,” bebernya.

Dia menuturkan, pembangunan jaringan fiber optik yang dimulai tahun ini akan berlanjut di tahun 2023. Dia berharap, pembangunannya lancar bisa selesai tepat waktu. Sehingga pada tahun 2024 warga Kudus sudah bisa menikmati internet hingga pelosok desa.

“Program ini merupakan support dari Pemkab Kudus untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Sebab di zaman sekarang, orang jualan itu banyak yang online, yang tentunya membutuhkan jaringan internet,” ujarnya.

Baca juga : Dinas Pariwisata Kudus Wacanakan Pasang Wifi Gratis di 28 Desa Wisata

Dia mengungkapkan, program pembangunan jaringan fiber optik sebenarnya sudah direncanakan dan dianggarkan sejak tahun 2020. Namun, karena ada pandemi, sehingga terkena refocusing anggaran.

“Semoga pandemi tak melonjak lagi. Sehingga tak ada refocusing anggaran dan semoga saja pembangunan jaringannya lancar,” harapnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER