BETANEWS.ID, KUDUS – Di pojok utara Pertigaan Desa Karangbener arah Universitas Muria Kudus (UMK) Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus tampak sebuah warung. Di dalamnya terlihat beberapa pelanggan sedang menikmati sate dan gulai kambing. Tempat tersebut yakni warung sate dan gulai kambing Mbak Ur yang mampu jual sate ribuan tusuk sehari.
Pemilik warung sate dan gulai kambing Mbak Ur yakni Siti Uryati (45) mengatakan, warungnya itu mampu menjual ribuan tusuk sate kambing sehari saat musim hajatan. Menurutnya, saat musim hajatan itulah, selain tetap berjualan sate dan gulai di warungnya ia biasanya mendapat banyak pesanan.

Baca juga : Cerita Nafa Urbach Jualan Sate Kambing Karena Ingin Mandiri , Ternyata Laris Manis
“Biasanya itu pesanan untuk orang hajatan bisa sampai seribu hingga 3 ribu tusuk sate kambing seharinya. Itu pesanannya terkadang belum berikut gulainya,” ujar perempuan yang biasa disapa Nafa Urbach kepada Betanews.id, Sabtu (21/5/2022).
Bahkan, ia pernah dapat pesanan lebih banyak lagi. Saat itu ada pesanan dari sebuah acara halal bihalal pabrik rokok di Kudus. Pesanannya di hari itu ia mendapat pesanan sate kambing 5 ribu tusuk dan 2 ribu porsi gulai kambing.
“Saat ada pesanan gitu biasanya saya menyembelih kambing sendiri. Satu ekor kambing biasanya jadi seribu tusuk, jadi tinggal mengalikan saja berapa pesanannya,” ungkapnya.
Dia mengatakan, warung Mbak Ur memang selain menjual aneka olahan daging kambing di warung, juga melayani pesanan untuk berbagai keperluan. Di antaranya, acara pernikahan, khitanan, hajatan, ulang tahun, serta acara lainnya.
“Untuk rasa dan harga siap dibandingkan. Rasa sate dan gulai kambing Mbak Ur dijamin enak dan meresap,” tandasnya.
Menurutnya, selama ini sate dan gulai kambing miliknya memang terkenal enak. Sebab, ia menggunakan bumbu khas yang mampu meresap ke dalam daging. Saat sate dibakar tidak dikipas mesin, tapi pakai kipas tangan.
“Menggunakan kipas mesin itu anginnya searah. Beda jika menggunakan kipas tangan, anginnya bolak-balik sehingga bumbu yang meresap lebih merata jadi rasanya lebih enak,” jelasnya.
Baca juga: Makan Sate Kambing di Sini Harganya Cuma Rp 15 Ribu, Bisa Ambil Nasi Sepuasnya
Satu di antara pelanggan yakni Sashie Wulandari mengaku, sudah berlangganan sate kambing Mbak Ur sejak lama. Menurutnya, rasa sate kambing Mbak Ur beda dengan yang lain. Rasanya enak, bumbunya meresap ke dalam daging hingga melekat di lidah.
“Setiap ingin makan sate kambing, saya pasti datang ke Warung Mbak Ur. Sebab menurutku, rasa sate kambing Mbak Ur ini sangat enak dan maknyus, jempol pokoknya,” ungkap perempuan yang akrab disapa Wulan tersebut.
Editor : Kholistiono

