31 C
Kudus
Selasa, Juni 25, 2024

Baru Sepekan Kembali Beroperasi, PG Rendeng Kudus Memakan Korban

BETANEWS.ID, KUDUS – Pabrik Gula (PG) Rendeng, Kabupaten Kudus bulan ini mulai giling tebu. Namun, belum genap sepekan beroperasi, sudah terjadi insiden yang mengakibatkan satu pekerja tewas. Pekerja yang meninggal dunia itu bernama M Ahmad Ainun Naim, warga Kelurahan Mlati Lor, RT 1 RW 5 Kecamatan Kudus.

Video insiden di PG Rendeng itu pun sempat beredar di beberapa grup WhatsAap. Di video itu terlihat kobaran api di bagian boiler mesin PG Rendeng.

Saat dikonfirmasi awak media, Asisten Sumber Daya Masyarakat (SDM) PG Rendeng, Rohmad membenarkan adanya kecelakaan yang mengakibatkan pekerja meninggal dunia. Kejadian itu terjadi pada Kamis (19/5/2022).

-Advertisement-

“Benar terjadi kecelakaan kerja dan ada satu pekerja yang meninggal dunia. Namun, itu bukan pekerja atau karyawan PG Rendeng melainkan karyawan PT Wika Barata selaku rekanan PG Rendeng,” ujar Rohmad kepada Betanews.id, Senin (23/5/2022).

Rohmad menuturkan, pihaknya tidak tahu persis kronologi kejadiannya. Pihak Wika Barata juga belum memberikan keterangan kronologinya ke PG Rendeng.

Baca juga: Habiskan Rp 250 M untuk Revitalisasi Mesin, PG Rendeng Akhirnya Bisa Giling Tebu Lagi

“Kami tidak tahu persis kronologinya. Yang jelas saat terjadi insiden kecelakaan, lagi keadaan vakum atau tidak produksi. Kalau tidak salah itu saat proses pembersihan. Namun, untuk lebih jelasnya bisa konfirmasi ke pihak PT Wika Barata,” ungkapnya.

Saat disinggung insiden itu dikarenakan korsleting listrik yang mengakibatkan kebakaran, ia mengaku tak tahu persis. Saat dikonfirmasi seberapa parah luka koran, lagi-lagi Rohmad menjawab tidak tahu.

“Saya tidak tahu persis. Korban tidak meninggal di lokasi tapi meninggal di Rumah sakit,” bebernya.

Dikonfirmasi terpisah tentang insiden kecelakaan yang mengakibatkan satu nyawa pekerja melayang di PG Rendeng, pihak managemen PT Wika Barata tidak merespon. Di hubungi melalui aplikasi pengirim pesan WhatsAap juga belum dibalas, begitu juga saat ditelpon.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
140,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER