31 C
Kudus
Rabu, Juni 19, 2024

Banyak Drainase Ditutup Warga, DPRD Solo Usul Ada Perda Drainase

BETANEWS.ID, SOLO – Anggota DPRD Kota Solo mengusulkan adanya Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur drainase. Mengingat, banyak saluran yang seharusnya menjadi tempat mengalirnya air, tapi malah disalahgunakan dan ditutup.

Ketua Komisi III DPRD Kota Solo, YF Sukasno mengatakan, ada sekitar 80 persen lokasi di Kota Solo masuk dalam kawasan tergenang banjir. Menurutnya, genangan air tersebut terjadi lantaran drainase-drainase yang ada banyak ditutup atau dialihfungsikan, seperti lahan parkir hingga toko.

“Nanti isi Perda tersebut ada pengaturan, status drainase, dan izin dari masyarakat artinya boleh kah menutup drainase atau tidak,” jelasnya dalam Rapat Paripurna Ke-1, di gedung Graha Paripurna, Kantor DPRD Kota Surakarta, Senin (30/5/2022).

-Advertisement-

Baca juga: Bakal Dibangun Sentra IKM, Pedagang Pasar Mebel Solo Pindah ke Lokasi Ini

Dengan adanya Perda Drainase ini, ke depannya bisa menjadi pijakan Pemkot Solo untuk menindak tegas pemilik lahan yang kedapatan menutup drainase.

Soal Perda tentang drainase tersebut, menurut Sukasno, masih dalam tahap usulan dari dewan. Wacana tersebut akan dibahas kembali setelah mendapat persetujuan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.

“Ini baru tahap usulan dari anggota dewan. Kalau Mas Wali menyetujuai nanti kita bahas lagi ke depannya,” jelasnya.

Menurut Sukasno, Perda Drainase tersebut dibuat sebagai jawaban untuk masyarakat Kota Solo yang sering mengeluh lantaran banyaknya genangan saat terjadi hujan deras.

 “Ini kan sebenarnya kasus lama. Jadi setiap hujan lebat di Solo banyak kawasan yang tergenang, karena drainase kita kecil, jadi air mengantre,” kata dia.

 Jika disahkan, Sukasno mengatakan Solo akan menjadi satu-satu kota di Indonesia yang menerapkan perda soal drainase di Indonesia.

Baca juga: Pemkot Solo Akan Tertibkan PKL yang Masih Bandel Jualan di Zona Larangan

Sementara itu, Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengakui buruknya drainase di Kota Solo. Untuk itu, pihaknya akan segera menindaklanjuti perda tersebut. Dengan adanya Perda Drainase tersebut bisa menjadi pijakan untuk melakukan penataan kota agar tebebas dari banjir.

“Soalnya beberapa pemukiman di beberapa kelurahan itu drainasenya ditutup. Nah itu perlu kita penegasan disitu. Ya biar ditindak tegaslah, dipakai bangunan, parkir, garasi dan macam-macam,”  tandas Gibran.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
139,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER