BETANEWS.ID, KUDUS – Toko Melati yang terletak di Jalan Hos Cokroaminoto No 72, Desa Mlati Lor, Kecamatan Kudus diserbu pencari minyak goreng curah, Rabu (13/4/2022). Puluhan pembeli itu bahkan sudah berada di toko sejak pagi untuk mendapatkan komoditas yang masih langka tersebut.
Salah satu warga, Santo (55) mengaku tiba di toko pada pukul 08.00 WIB. Meski berangkat pagi, ia ternyata mendapat antrean nomor 35. Baginya, mencari minyak tidak susah, hanya berat. Santo menceritakan, sudah berhari-hari ia berkeliling Kudus mencari minyak goreng curah. Puluhan toko didatanginya, tapi tidak mendapatkan barang yang diinginkan.

“Iya tadi pagi langsung datang ke sini. Antre dari jam delapan pagi, sebelum mobil datang,” kata pengusaha kerupuk asal Desa Mijen, Kecamatan Kaliwungu itu.
Baca juga: Demi Dapat Minyak Goreng Curah, Seratusan Pedagang Rela Antre Panas-Panasan saat Puasa
Hari itu, ia membeli 36 kilogram minyak dengan membawa dua jeriken ukuran 18 kilogram.
“Hanya di sini (toko Melati) belinya gampang dan bagus. Harganya standar Rp16.500 per kilogramnya. Sebelumnya itu sudah nyari kemana-mana. Keliling kota Kudus, tapi nggak ada. Terus di sini ada, langsung datang ke sini,” ceritanya.
Karena kesulitan mencari minyak goreng itu, Santo harus berhemat. Dalam sehari, maksimal ia menghabiskan 15 kilogram minyak goreng untuk menggoreng kerupuk.
“Jadi sekarang ya dicukup-cukupkan. Dulu pernah nyoba pakai minyak goreng kemasan, tapi bangkrut malah. Jadi sekarang balik pakai minyak goreng curah,” ungkapnya.
Sementara itu, pemilik Toko Melati, Nita (34) mengaku tidak membatasi setiap pembelian. Bagi yang ingin membeli, pihaknya mempersilakan untuk langsung datang ke tokonya, untuk kemudian mendapat nomor urut pembelian.
“Pembeli kita tidak batasi. Kalau habis, ya sudah,” katanya.
Baca juga: Polres Kudus Akan Rutin Pantau Stok Minyak Goreng di Pasar Selama Ramadan
Seminggu terakhir, Nita mengungkapkan bahwa distribusi minyak goreng curah cukup baik. Kendati pada pekan sebelumnya tidak ada kiriman sama sekali, sejak Minggu hingga Rabu ini, pihaknya telah menerima empat kali kiriman minyak goreng curah, dengan masing-masing tiap harinya ada 4,5 ton minyak datang.
“Tadi pagi datang 4.500 kilogram dari distributor CV Sidomulyo, Semarang. Sejak hari Minggu, Senin, Selasa, dan Rabu ini yang ke empat kalinya. Dan tiap hari langsung habis,” tandasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

