Warga Disabilitas Solo Diajari Cara Padamkan Api Jika Terjadi Kebocoran Tabung Gas

BETANES.ID, SOLO – Dua  orang pria dengan mengenakan seragam biru tampak memperagakan cara mematikan api di depan penyandang disabilitas. Sesekali, pria tersebut meminta kepada peserta yang hadir untuk mencoba mematikan api. Kegiatan di halaman kantor Dinas Pemadam Kebakaran Kota Solo itu adalah Pelatihan Pemadaman Sederhana Bagi Difabel.

Ditemui usai kegiatan, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Solo, Sutarja menjelaskan, acara tersebut merupakan salah stau rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-103 Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan pada 1 Maret 2022 lalu. Menurutnya, kegiatan HUT tidak hanya diselenggarakan dengan kegiatan formal biasa saja, tapi juga bisa melakukan kegiatan yang bemanfaat.

Pelatihan pemadaman api kebakaran kepada penyandang disabilitas di Solo. Foto: Khalim Mahfur

“Dan in saah satu contoh kita selesai HUT ini kita bekali para teman-teman kita yang difabel. Mereka kan jarang disentuh pelatiahan seperti ini,” ujarnya, Kamis (31/3/2022).

-Advertisement-

Menurutnya, pelatihan pemadaman kebakaran sederhana merupakan hal yang cukup penting bagi para penyandang disabilitas.

Baca juga: Satlantas Polres Sukoharjo Bantu Penyandang Disabilitas Dapat SIM D Gratis

“Orang ‘sehat’ saja lihat kebakaran bingung apalagi orang-orang yang difabel. Minimal kalau sudah kita berikan sosialisasi, mereka tidak bingung. Kalau dia tahu teorinya kan dia bisa mengarahkan orang lain, minimal seperti itu,” ucapnya.

Pelatihan tersebut diikuti oleh 50 peserta difabel. Mereka mendapatkan pelatihan memadamkan api sederhana, seperti kebakaran saat memasak serta memadamkan api di kompor gas yang terbakar dan dipraktikkan langsung oleh peugas dari Dinas Damkar.

“Teman-teman difabel apabila dia tidak bisa mendengar, ada juru bicaranya yang pakai bahasa isyarat,” jelasnya.

Ketua Tim Advokasi Difabel Solo, Sri Sudarti mengatakan, pelatihan pemadaman sederhana tersebut merupakan salah satu usulan pihaknya saat kegiatan forum perangkat daerah.

Baca juga: Sebentar Lagi Solo Akan Punya Bus Ramah Disabilitas

“Karena dalam rencana kerja di Dinas Pemadam Kebakaran ada pelatihan, kita mengusulkan untuk diadakan juga untuk disabilitas, karena kami ya sama kayak masyarakat lain, memasak dan melakukan semuanya seperti pada masyarakat lain,” ujarnya.

Ia menyebutkan, peserta yang hadir terdiri dari beberapa penyandang disabilitas, di antaranya tunanetra, tunarungu, tunadaksa, serta psikososial.

“Banyak sekali (difabel yang bergerak di bidang UMKM), yang netra pun ada yang kuliner juga, itu juga rawan sekali risiko kebakaran seperti ini. Ada lagi yang daksa juga banyak sekali yang usahanya kuliner, mungkin semuanya kompor, gas, sudah jadi keseharian,” tandas dia.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER