31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Kasus Stunting jadi Perhatian Utama TP PKK Solo

BETANEWS.ID, SOLO –  Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa melantik 35 pengurus tim penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Solo periode 2022-2026 di Bale Tawangarum, Jumat (04/03/2022).

Mewakili Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, Teguh menyampaikan beberapa pesan penting bagi para pengurus TP PKK yang dilantik. Pihaknya meiliki harapan besar agar pengurus yang baru bisa menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya, penuh tanggung jawab serta bisa saling bekerja sama dengan baik.

“Ada beberapa poin yang perlu saya sampaikan. Pertama, pengurus TP PKK merupakan kader-kader pilihan yang mengerti dan mampu menjadi garda terdepan dalam menyukseskan implementasi sepuluh program pokok PKK, demi terwujudnya keluarga yang berkualitas, sejahtera, dan bermanfaat bagi lingkungan,” ucapnya.

-Advertisement-

Baca juga: Angka Stunting di Jateng Turun Hingga 17 Persen, Lampaui Target SDGs

Poin kedua, lanjut Teguh, PKK merupakan mitra kerja Pemerintah Kota, sehingga dalam menyusun program kerja diharapkan bisa selaras dengan visi-misi Pemerintah Kota Surakarta. Ketiga, tingkatkan kerja sama dan koordinasi dengan berbagai organisasi perempuan dalam rangka bersinergi mengurai permasalahan yang dihadapi perempuan masa kini.

“Yang terakhir, dalam situasi pandemi seperti sekarang ini, maksimalkan peran PKK di tengah-tengah masyarakat, terkait ajakan untuk mengikuti pogram vaksinasi, sosialisasi 5M, Pola Hidup Bersih Sehat (PHBS) GERMAS, dan pelaksanaan kegiatan yang bisa menambah pendapatan keluarga,” lanjutnya.

Ketua TP PKK Kota Solo, Selvi Ananda mengatakan, ada sebanyak 12 anggotanya yang mengundurkan diri lantaran faktor usia. Ia mengatakan, anggota TP PKK memiliki kegiatan yang banyak sehingga harus memiliki waktu yang cukup luang. 

“PKK itu kegiatannya banyak banget. Jadi anggotanya benar-benar harus yang lego, istilahnya ikhlas. Karena yang dibutuhkan itu nggak cuma kemampuan aja tapi kemauannya itu yang harus ada. Jadi tanggung jawabnya itu yang besar sebagai pengurus, karena kita tujuannya itu untuk menyejahterakan Kota Solo,” ujar Selvi.

Baca juga: Terus Menurun, Kasus Stunting di Solo Tinggal 200an Balita

Lebih lanjut, Selvi mengatakan bahwa yang masih menjadi fokus utama TP PKK adalah sosialisasi dan bantuan terkait stunting kepada ibu hamil dan ibu menyusui. Selain itu, melalui pokja (kelompok kerja) 4  yang menangani bidang kesehatan untuk mensosialisasikan terkait vaksinasi Covid-19.

“Itu saya minta untuk menyampaikan informasi mengenai kasus Covid-19 baru, kasus hariannya berapa dan juga saya selalu minta mengenai vaksin itu. Jadi memang di setiap rapat pleno disampaikan. Jadi memang pengurus itu juga bisa menyampaikan ke wilayah-wilayah,” tandas Selvi.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER