31 C
Kudus
Selasa, Juni 28, 2022
spot_img
BerandaKUDUSKasus Bobolnya Tabungan...

Kasus Bobolnya Tabungan Nasabah Bank Mandiri Masih Berlanjut di PN Kudus, Begini Perkembangannya

BETANEWS.ID, KUDUS – Sidang terkait kasus raibnya dana nasabah Bank Mandiri Kudus atas nama Moch Imam Rofi’I, warga Desa Jati Wetan RT 6 RW 3, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus senilai Rp 5,8 miliar masih berlanjut.

Kepala Pengadilan Negeri (PN) Kudus Singgih Wahono menyebut, saat ini masih proses pembuktian di pengadilan. Terakhir, dari pihak Bank Mandiri sebagai tergugat meminta waktu penundaan selama dua minggu untuk menghadirkan saksi ahli.

Baca juga : Selain Layangkan Gugatan ke PN Kudus, Nasabah Bank Mandiri Juga Lapor Polda Jateng

- Ads Banner -

“Kasus Bank Mandiri sampai sekarang masih proses pembuktian dari pihak tergugat Bank Mandiri. Rencananya pekan depan dari pihak tergugat menghadirkan saksi ahli,” ungkap Singgih, Jumat (25/3/2022).

Bila tidak ada kendala, kasus ini akan rampung dengan lima kali persidangan lagi. Bahkan bila semuanya lancar, sebelum lebaran Idul Fitri 2022, Singgih menyebut semuanya bisa selesai.

Sampai saat ini, pihak PN Kudus masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi. Baik saksi yang dihadirkan pihak tergugat maupun penggugat, Moch Imam Rofi’i.

“Setelah pemeriksaan saksi, kalau diminta oleh para pihak, lanjut pemeriksaan setempat. Tapi kalau tidak, kita langsung ke kesimpulan. Setelah kesimpulan, putusan. Jadi masih sekitar tiga sampai lima kali persidangan lagi,” jelas Singgih.

Untuk diketahui, pada awal bulan Oktober 2021 ada laporan dana nasabah PT Bank Mandiri Persero Tbk Kantor Cabang Kudus atas nama Moch Imam Rofi’i sebesar Rp 5,8 miliar hilang. Setelah dicari tahu, ada sejumlah transaksi yang tidak pernah dilakukan nasabah. Namun, tanpa diketahui tiba-tiba uang yang ditabung di Bank Mandiri hilang.

Baca juga : Kasus Raibnya Uang Nasabah Bank Mandiri Kudus Rp 5,8 M Mulai Disidangkan

Dalam hal ini, nasabah menggugat Bank Mandiri atas kelalaiannya. Nasabah pun meminta bank mengganti uang yang telah hilang tersebut.

Selain itu, PT Bank Mandiri dianggap menyalahi Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perbankan. Bahwa dalam pasal 19, pelaku usaha, di mana dalam hal ini Bank Mandiri, bertanggungjawab memberikan ganti rugi atas kerugian konsumen.

Editor : Kholistiono

Lipsus 14 - Penerapan Teknologi Bambu untuk Tanggul Laut Tol Semarang Demak

Tinggalkan Balasan

31,944FansSuka
15,127PengikutMengikuti
4,332PengikutMengikuti
80,005PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler