Disdikpora Tegaskan Persoalan Perusakan Bus Persiku Tanggung Jawab Manajemen

BETANEWS.ID, KUDUS – Bus operasional skuad Persiku diketahui dirusak orang tak bertanggung jawab pada Rabu (16/3/2022). Beberapa bagian bus mengalami rusak, di antaranya kaca pintu bagian depan pecah.

Kasi Pengembangan dan Pemberdayaan Olahraga (PPOR) Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kudus Widhoro Heriyanto menyebut, bahwa bus skuad Persiku yang dirusak orang tak bertanggung jawab adalah aset Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus. Bus tersebut statusnya dipinjam oleh manajemen Persiku Senior.

Baca juga : Soal Perusakan Bus Persiku, Hartopo Tak Mau Gegabah Ambil Keputusan

-Advertisement-

Menurutnya, pada tanggal 18 Agustus 2021, pihak manajemen Persiku Senior meminjam bus tersebut melalui surat izin resmi. Kemudian dua hari berselang, atau tanggal 20 Agustus 2021, pihak Disdikpora mengeluarkan surat pemberian izin peminjaman bus tersebut.

“Ini surat permohonan izin peminjaman bus dari pihak manajemen Persiku saya bawa, serta surat pemberian izinnya dari dinas. Di sini yang meminjam atas nama manajemen Persiku senior. Selain bus juga ada mobil elf juga,” ujar pria yang akrab disapa Widhoro kepada awak media, Kamis (17/3/2022).

Widhoro mengungkapkan, bahwa hingga sekarang bus yang dipinjam oleh manajemen Persiku tersebut belum dikembalikan ke Disdikpora. Sehingga dengan kejadian perusakan tersebut, bus masih jadi tanggung jawab pihak manajemen Persiku.

“Karena belum dikembalikan, maka bus tersebut masih jadi tanggung jawab manajemen Persiku,” tandasnya.

Dia mengatakan, peminjaman bus tersebut memang tak ada batas waktu. Sebab rentang waktunya memang belum jelas, hal tersebut sesuai dengan sejauh mana langkah Persiku saat ikut kompetisi.

“Di surat peminjaman memang tak ada batas waktu. Andai Persiku lolos babak selanjutnya, otomatis kan bus tersebut masih digunakan,” bebernya.

Baca juga : Bus Persiku Dirusak, Ada Dugaan Dilakukan Oleh Suporter

Namun, kata dia, saat skuad Persiku kandas di putaran pertama Liga 3 Jateng, armada tersebut belum dikembalikan ke dinas. Seharusnya pengembalian bus tersebut juga melalui surat.

“Seharusnya saat tim Persiku senior kandas, bus langsung dikembalikan ke dinas. Namun ini tidak, sehingga bus tersebut masih jadi tanggung jawab manajemen Persiku senior selaku peminjam. Pinjamnya itu kan resmi melalui surat izin. Pengembaliannya juga harus begitu,” jelasnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER