BETANEWS.ID, SEMARANG – Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi lengkapi Tradisi Dugderan dengan menabuh beduk pertanda akan tiba bulan Ramadhan tahun ini.
Dalam acara tersebut, dia berpesan kepada warga Kota Semarang agar bisa menjalankan ibadah dengan baik pada Ramadan tahun ini.

“Saya memperbolehkan warga melakukan berbagai kegiatan misalnya, tarawih keliling dan tarawih di tempat ibadah, dengan catatan menerapkan protokol kesehatan,” jelasnya di Halaman Balai Kota Semarang, Kamis (31/3/2022).
Baca juga: Tradisi Dugderan di Semarang Dipadati Ribuan Warga
Selain itu, Hendi sapaan akrabnya meminta kepada warga Kota Semarang untuk saling menghargai selama bulan Ramadhan.
“Jadi yang tidak puasa harus menghormati begitupula sebaliknya,” pesannya.
Dia menjelaskan, sebenarnya Kota Semarang sudah memenuhi syarat untuk turun level menjadi PPKM Level 1. Namun, dia tetap akan mematuhi instruksi dari Pemerintah Pusat.
Baca juga: Jelang Ramadan, Makam Tokoh Pendiri Kota Semarang Mulai Ramai Didatangi Peziarah
“Masyarakat diharapkan bisa menjalankan ibadah sesuai aturan yang berlaku,” katanya.
Saat ini Kota Lumpia masih berada pada PPKM level 2. Dia akan menunggu Kota Semarang akan turun level pada bulan April mendatang. “Mudah-mudahan Semarang masuk di level 1,” tandas Hendi.
Editor: Ahmad Muhlisin

