31 C
Kudus
Minggu, Juli 21, 2024

Aksi Seribu Truk Demo soal ODOL dari Kudus ke Kantor Gubernur Jateng Urung Dilaksanakan

BETANEWS.ID, KUDUS – Ratusan sopir truk gabungan dari Kudus, Jepara dan Pati yang akan melakukan aksi seribu truk ke kantor Gubernur Jawa Tengah (Jateng) urung dilakukan. Mereka terlihat berangkat ke Semarang menggunakan armada bus untuk melakukan aksi unjuk rasa terkait aturan Over Dimension and Over Loading (ODOL).

Hal itu pun disyukuri oleh Kapolres Kudus AKBP Wiraga Dimas Tama. Dia yang bersama jajarannya bersiaga di lokasi titik kumpul para sopir truk mengaku bersyukur aksi seribu truk urung dilaksanakan.

Baca juga : Ratusan Sopir Truk dari Kudus, Jepara dan Pati Naik Bus Geruduk Gubernuran Demo soal ODOL

-Advertisement-

“Alhmadulillah berkat komunikasi, kami mampu mengkondisikan dengan baik, sehingga aksi seribu truk demo ODOL dari Kudus ke Kantor Gubernur Jawa Tengah bisa diurungkan,” ujarnya kepada awak media, Jumat (11/3/2022).

Mereka para sopir, kata dia, tetap berangkat ke Semarang untuk aksi dan audiensi, tapi naik bus. Menurutnya, jumlahnya juga tak sebanyak yang diomongkan atau dilaporkan ke pihak kepolisian.

“Sopir truk yang berangkat ke Semarang kurang lebih 100 orang. Bahkan dari pengamatan kami tak ada 100 orang,” bebernya.

Dia menuturkan, selain para sopir yang naik bus untuk melakukan aksi ke Kantor Gubernur Jawa Tengah, ada juga para sopir yang berangkat aksi dengan membawa armada truknya. Jumlah truk yang dibawa ke kantor Gubernur Jawa Tengah sekitar 10 truk.

“Ada 10 truk yang dibawa ke Kantor Gubernur Jawa Tengah. Sedangkan truk milik sopir lainnya diparkir di terminal kargo Kudus, serta ada yang diparkir di rumah masing-masing,” ungkapnya.

Sementara itu, koordinator penanggung jawab aksi sopir truk Kudus yakni Anggid Putra Iswandaru mengatakan, pihaknya memang tak jadi aksi seribu truk untuk demo revisi RUU Nomor 22 tahun 2009 tentang ODOL. Hal itu merupakan kesepakatan bersama antara para sopir truk.

“Ya sudah ada kesepakatan, bahwa kami ingin aksi damai. Kami tidak ingin aksi ini menimbulkan kemacetan,” ujar pria yang akrab disapa Anggid.

Baca juga : Protes Aturan ODOL, Ratusan Sopir di Kudus Gelar Aksi Mogok Kerja 2 Hari

Apalagi, lanjutnya, tuntutan revisi RUU Nomor 22 tahun 2009 sudah ada titik terang dari Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Tengah. Menurutnya, dari pihak Dishub Provinsi Jateng sudah mengeluarkan surat edaran sesuai tuntutan para sopir truk di Jawa Tengah.

“Nantinya para sopir bisa bekerja sesuai surat edaran tersebut. Kita akan bisa bekerja seperti biasa lagi dengan surat resmi dari Dishub Provinsi Jateng tanpa takut ancaman pidana,” terangnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
141,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER