31 C
Kudus
Minggu, April 14, 2024

172 Desa Miskin di Jateng Masuk Desa Dampingan OPD Sejak 2019, Begini Hasilnya

BETANEWS.ID, SEMARANG – Sebanyak 172 desa di Jawa Tengah mendapat pendampingan sejak tahun 2019 dengan melibatkan 48 Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Pendampingan itu dilakukan dengan berbagai program, seperti pemberdayaan, RTLH, Jambanisasi, dan lainnya.

Hasilnya, dari data 14 Desa Dampingan Tahun 2019-2020, ada penurunan jumlah Anggota Rumah Tangga Miskin (ART) dari 404.885 ART menjadi 400.624 ART, atau penurunan sebanyak 4.261 orang miskin. Data in diambil dari membandingkan Data BDT/DTKS Januari dan Oktober 2020

Melihat keberhasilan ini, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berharap Program Maju Bareng atau Satu OPD satu Desa Dampingan direplikasi menyeluruh di kabupaten dan kota.

Baca juga: Atasi Kemiskinan di Jateng, Gus Yasin Gencarkan Program Satu OPD Satu Desa Dampingan

“Sekali lagi saya sampaikan terima kasih, semangat teman-teman luar biasa, kreatifitas luar biasa, dan hasil mulai kelihatan. Percayalah proses yang baik tidak akan ingkar, hasilnya akan baik. Tapi kita perlu tabah dan serius untuk melakukan itu,” kata Ganjar, saat memberi pengarahan dalam Rapat Evaluasi dan Koordinasi Desa Dampingan tahun 2022, secara daring, Jumat (4/3/2022).

Replikasi ini, menurut Ganjar, akan baik dilakukan oleh pemerintah daerah yang memiliki peta lebih jelas soal daerah kategori merah, kuning, dan hijau. Sehingga target menggeser desa dari merah ke kuning, kemudian kuning menjadi hijau akan cepat tercapai.

“Semua terlibat pasti akan membikin satu cerita bagus. Petanya bisa masuk ke peta desa yang miskin mana ini target yang diambil, diletakan program dan didampingi sampai ada hasil. Ini yang jadi PR besar kita karena kerja kita mesti bersama-sama,” ujarnya.

Ganjar mengatakan, model pengentasan kemiskinan di Jateng ini kemudian diintegrasikan pada daerah yang masuk prioritas pemerintah pusat terkait Pengentasan Kemiskinan Ekstrem (PKE).

Treatment kita yang paling berbeda di seluruh indonesia, karena tidak hanya diberikan top up 300ribu saja, tapi kemudian ada gerakan gotong royong, spirit yang bagus sekali menurut kita bisa berikan kepada mereka,” ujar Ganjar.

Baca juga: 4 Jurus Jitu Ganjar Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng

Dari gerakan itu pula, Ganjar menyebut banyak yang ingin turut serta membantu. Salah satunya dari Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) yang menghubungi Ganjar langsung dan ingin membantu terkait air bersih.

“Ini sesuatu yang sangat membahagiakan dan beberapa perusahaan, meski belum optimal ya ayo kita jawil dengan CSR-nya dan kita kerahkan untuk jadi satu, itu menurut saya akan jadi sesuatu yang sangat bisa efektif untuk kita gerakkan,” tandas Ganjar.

Editor: Ahmad Muhlisin

Ahmad Muhlisin
Ahmad Muhlisinhttps://betanews.id
Jurnalis Beta Media yang sebelumnya telah lama menjadi reporter dan editor di sejumlah media.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
135,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER