Sampai Akhir Januari, 11 Ribu Lebih Warga Kudus Sudah Divaksin Booster

BETANEWS.ID, KUDUS – Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus, hingga 30 Januari 2022, warga Kudus yang sudah menjalani suntik vaksin booster atau booster ketiga sebanyak 11.430 orang atau 1,73 persen.

Dari jumlah tersebut, rinciannya terdiri dari 5.748 orang tenaga kesehatan, 2.183 lansia dan 3.371 masyarakat rentan dan umum. Kemudian ditambah pelayan publik sebanyak 127 orang.

Baca juga : Bupati Hingga Ketua DPRD Kudus Jadi Sasaran Vaksinasi Booster

-Advertisement-

Pelaksana Harian (Plh) Kepala DKK Kudus Andini Aridewi mengatakan, DKK akan terus menggenjot vaksinasi booster ini. Pihaknya yang bekerja sama dengan 59 fasilitas kesehatan di seluruh wilayah di Kudus, diharapkan mampu mempercepat vaksinasi.

“Fasilitas vaksinasi booster ini bisa dilakukan di faskes pemerintah dan faskes yang bekerja sama dengan pemerintah. Artinya kami juga bekerja sama dengan faskes di luar puskesmas dan rumah sakit umum daerah yang sudah kita masukkan ke SK kita. Total ada 59 faskes,” kata Andini.

Sementara untuk penyuntikkan vaksin booster, DKK Kudus sendiri kata Andini disarankan menggunakan vaksin yang tersedia. Baik itu Astrazeneca, Pfizer, ataupun Moderna. Di samping itu, pihaknya juga menunggu dropping vaksin tambahan dari pemerintah pusat.

Mengaca dari penyuntikan vaksin dosis pertama dan kedua sebelumnya, akses penyuntikan dosis ketiga ini akan lebih didekatkan.

“Kita mendekatkan akses, seperti dosis satu dan dua dulu. Tapi mungkin akan kita lebih dekatkan lagi. Karena jumlah faskes kita kan bertambah. Kita libatkan semua faskes,” ungkap Andini.

Di samping itu, vaksinasi dosis pertama dan kedua juga tak akan dianaktirikan. Pihaknya akan tetap terus melakukan penyuntikan bagi warga Kudus yang belum vaksin penuh.

Baca juga : Waspasdai Omicron, Anggota Dewan Ajak Warga Kudus Tak Takut Vaksin Booster

Di sisi lain, untuk mempercepat vaksinasi booster ini, tidak menutup kemungkinan Djarum Foundation akan ikut andil. Terlebih, sekitar 20 persen capaian vaksinasi dosis pertama dan kedua di Kudus juga atas bantuan dari Djarum Foundation.

“Untuk booster, sementara kami masih menunggu koordinasi dari DKK. Karena sepertinya DKK yang akan menyelenggarakan. Nanti kami menunggu saja. Nanti kami akan dilibatkan atau tidak,” kata Program Director Djarum Foundation Purwono Nugroho.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER