31 C
Kudus
Selasa, Januari 27, 2026

Minta Isoter di Asrama Haji untuk Dibuka, Gibran Akan Telepon Ganjar

BETANEWS.ID, SOLO – Gibran Rakabuming Raka, Wali Kota Solo menyebut belum menerima surat balasan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah terkait permintaan pembukaan kembali isolasi terpusat pasien Covid-19 orang tanpa gejala di Asrama Haji Donohudan Boyolali.

“Belum ada balasan,” kata Gibran Kamis (10/2/2022).

Untuk itu, ia akan berkomunikasi dengan Ganjar supaya isoter OTG di Asrama Haji Donohudan Boyolali kembali dibuka. Permintaan pembukaan kembali isoter OTG Asrama Haji Donohudan tersebut, karena terus meningkatnya kasus Covid-19 di Solo.

-Advertisement-

Baca juga : Tambah 3 Digit Sehari, DKK Sebut Covid-19 di Solo Bisa Tembus Seribu Kasus Sepekan ke Depan

Menurut Gibran warga yang terkonfirmasi Covid-19 sebagian besar OTG dan harus diisolasi secara terpusat untuk memutus penyebaran agar tidak semakin meluas. “Nanti tak telpon Pak Gubernur. Ini mendesak karena kasusnya sudah banyak kok,” kata Gibran.

Meski demikian, kata Gibran, selama ini warga yang terkonfirmasi Covid-19 masih tertangani dengan baik.

“Tapi tenang aja kebanyakan gejala ringan atau tanpa gejala,” ungkap dia.

Diketahui, sebelumnya Satgas Penanganan Covid-19 Kota Solo telah mengirimkan surat kepada Pemprov Jateng untuk kembali membuka Asrama Haji Donohudan untuk digunakan sebagai temat isolasi terpusat.

Menurut Gibran, penanganan warga yang positif Covid-19 penanganannya sama seperti saat gelombang kedua tahun lalu. Pihaknya akan selalu melakukan pemantauan kesehatan, serta pemberian sembako bagi warga yang menjalani isolasi mandiri di rumah.

“Tetap seperti tahun lalu, kita pantau, sembako sudah kita kirim ke rumah-rumah sejak seminggu ini. Treatment sama seperti tahun lalu,” ujarnya.

Lebih lannjut, Gibran juga menyebut, bahwa ketersediaan oksigen serta obat-obatan saat ini sudah siap. Ia mempersilakan bagi warga yang ingin menjalani isolasi mandiri jika menungkinkan, atau menjalani isolasi terpusat yang disediakan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo.

Saat ini, Pemkot Solo juga sudah membuka Ndalem Priyosuhartan untuk isolasi terpusat dan berdasarkan data terbaru, saat ini sudah ditempati oleh 11 pasien. Namun, jika masih kurang, pihaknya akan menambah tempat isolasi terpusat, yakni Graha Wisata Niaga.

“Sementara dua itu dulu, kalau Donohudan sudah diaktifkan sebenarnya sudah selesai semuanya,” katanya.

Baca juga : Kasus Covid-19 di Solo Kini Sudah Menyebar ke 21 Sekolah

Lebih lanjut lagi, meski saat ini kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Solo terus melonjak, Gibran meminta jangan menyalahkan siapa-siapa terkait hal tersebut. Termasuk juga masyarakat yang mulai lengah akan protokol kesehatan.

“Rasah nyalahke sopo-sopo lah, nyalahke aku wae (tidak usah menyalahkan siapa-siapa, salahkan aku saja). Tapi kan saya sudah bilang kalau Februari- Maret kita antisipasi adanya kenaikan. Tapi rapopo (tidak apa-apa) , tenang wae (saja),” ucapnya.

Menurut Gibran, salah satu upaya untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 yang kian melonjak adalah dengan percepatan vaksinasi booster. Di samping itu, pihaknya juga menyiapkan dana penanganan Covid-19.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER