BETANEWS.ID, SEMARANG – Pemandangan unik terlihat di Klenteng Sam Poo Kong saat perayaan Tahun Baru Imlek tahun ini. Selain warga Tionghoa yang melakukan ibadah, beberapa pengunjung juga berziarah ke makam muslim yang berada di dalamnya.
Makam tersebut merupakan seorang awak kapal dari Laksamana Cheng Ho yang bernama Ong Keng Hong. Ulama yang dimakamkan di dalam klenteng tersebut juga disebut sebagai Kiai Juru Mudi.
Salah satu penjaga Klenteng Sam Poo Kong, Sutrisno menjelaskan, Kiai Juru Mudi merupakan seorang awak kapal yang diketahui sedang sakit saat melakukan pelayaran di Semarang. Karena tak kuat melanjutkan pelayaran, akhirnya Kiai Juru Mudi memutuskan untuk menetap di kawasan Sam Poo Kong.
Baca juga: Tak Banyak yang Tahu, Ada Sumur yang Dipercaya Lancarkan Rezeki di Klenteng Sam Poo Kong
“Ong Keng Hong memilih untuk tetap tinggal di gua yang nantinya akan dibangun Sam Poo Kong,” jelasnya saat ditemui di Sam Poo Kong, Selasa (1/2/2022).
Selama di Simongan, Ong Keng Hong bersama 10 anak buahnya menggarap lahan, membangun rumah, dan bergaul dengan penduduk setempat.
Hal itu membuat kawasan tempat tinggal Ong Keng Hong berkembang dan makmur karena aktivitas dagang maupun pertanian.
“Ong Keng Hong mendirikan patung Laksamana Cheng Ho di gua batu tersebut untuk dihormati dan dikenang masyarakat sekitar,” ujarnya.
Baca juga: Masih Pandemi, Klenteng Tay Kak Sie Semarang Tiadakan Perayaan Imlek Skala besar
Menurutnya, Ong Keng Hong tiba di Semarang pada tahun 1405 dan meninggal pada tahun 1874. Dia akhirnya meninggal pada umur 85 tahun dan dimakamkan di Sam Poo Kong.
Meski saat ini Klenteng Sam Poo Kong menjadi tempat ibadah umat Tridharma, namun masih banyak umat Islam yang masih sering datang untuk melakukan ziarah ke makam Ong Keng Hong
“Banyak yang datang dari luar kota. Biasanya paling ramai itu pada malam Jumat kliwon,” ujarnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

