Gelombang Tinggi, Ribuan Nelayan di Jateng Tak Bisa Melaut

BETANEWS.ID, SEMARANG – Ribuan nelayan di Jawa Tengah terpaksa tak bisa melaut lantaran terhalang gelombang tinggi beberapa hari terakhir ini. Jika ditotal, ada sekitar 1.750 nelayan yang tak bisa mencari ikan. Rinciannya, Semarang ada sekitar 700 nelayan, Kendal, Jepara dan Demak 750-an nelayan.

Anggota Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia, Mustakim mengatakan, gelombang tinggi yang diprediksi akan terjadi hingga akhir Febuari 2022 itu membuat para nelayan harap-harap cemas. Saat ini, mereka memilih untuk berjaga di sekitar dermaga untuk mengawasi gelombang tinggi yang bisa merusak kapal.

“Ini pada jaga, soalnya pada takut kalau perahunya pada rusak,” ujarnya saat ditemui di Dermaga Kampung Nelayan Tambaklorok, Semarang, Senin (7/2/2022).

-Advertisement-

Baca juga: Tahun Lalu Ratusan Kapal Rusak Diterjang La Nina, Nelayan Semarang Kini Siagakan 6 Posko

Menurutnya, tahun ini sudah ada tujuh perahu yang rusak karena saling berbenturan karena diterjang gelombang tinggi. Apalagi, dermaga di daerah Tambaklorok itu kondisinya sedang padat, karena jadi tempat bersandar para nelayan dari Kendal, Demak, dan Jepara. Sehingga, kemungkinan saling berbenturannya semakin tinggi.

“Ini pada bersandar di sini, karena gelombang ombak yang tinggi,” paparnya.

Mustakim menambahkan, untuk daerah seperti Jepara, Demak, dan Kendal, kalau musim gelombang tinggi seperti ini para nelayan pada libur mencari ikan di laut hingga satu bulan. Mereka menunggu sampai ombak kembali seperti biasanya, baru kemudian kembali melaut.

“Kalau gelombang sudah mulai landai, beberapa nelayan berani ke laut. Tapi kalau daerah lain seperti Demak, Jepara, dan Kendal pada tak bisa,” tandas Mustakim.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER