BETANEWS.ID, KUDUS – Vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Kabupaten Kudus sudah dimulai sejak 27 Desember 2021 lalu. Hingga 4 Januari 2022 kemarin, Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus mencatat, capaian vaksinasi anak sebanyak 12.909 orang atau setara dengan 16,33 persen dari total sasaran 79.072 orang.
Sub Koordinator Surveilens dan Imunisasi pada DKK Kudus Aniq Fuad mengatakan, bahwa sempat ada anak yang mengalami kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI). Hanya saja, KIPI yang diderita ringan. Seperti gatal-gatal di tubuh.
“Langsung ditangani dan dikasih obat. Sekarang sudah sembuh,” katanya.

Baca juga : Hartopo Targetkan Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun Selesai dalam Sebulan
Bukan karena efek vaksin, menurut Aniq, gatal-gatal yang dialami anak bisa disebabkan karena anak memiliki alergi. Di mana, orang tua yang mendampingi lupa memberitahu kepada vaksinator.
“Mungkin ada riwayat alergi, tapi orang tua mungkin lupa menyampaikan,” katanya.
Kendati demikian, vaksinasi anak di Kudus masih terus dilakukan. Bahkan saat Bupati Kudus HM Hartopo meninjau vaksinasi di SDN 2 Jati, pihaknya mengatakan, bahwa semuanya sudah berjalan dengan baik.
Hartopo menekankan, ketika proses skrining, tim vaksinator harus lebih aktif menanyakan keadaan anak yang akan divaksin. Begitu pula setelah anak-anak divaksin, tim harus menanyakan keadaan mereka.
“Ditanyakan apakah ada gejala tau tidak. Kalau ada segera ada penanganan. Kalau tidak malah lebih baik, syukur Alhamdulilah,” kata Hartopo.
Pihaknya menargetkan, vaksinasi anak bisa segera terselesaikan. Meski tidak bisa 100 persen, tapi paling tidak mereka yang bisa mendapatkan vaksin, segera selesai divaksin.
“Yang tidak selesai itu kan karena ada di dalam skrining, ada permasalahan yang menyebabkan harus ditunda. Tapi segera diselesaikan,” ucapnya.
Terlebih, vaksinasi anak bisa lebih mudah dilakukan. Anak diminta untuk berangkat sekolah, dan tim vaksinator datang ke sekolah tersebut untuk memvaksin mereka.
Baca juga : Kudus Mulai Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun Pekan Depan
Untuk diketahui, data yang dilaporkan DKK Kudus ke Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) terakhir, capaian vaksinasi di Kabupaten Kudus secara total sudah 79,36 persen untuk dosis pertama. Sedangkan untuk dosis kedua sudah 64,21 persen.
Sementara untuk lansia, yang dosis pertama sudah 61,37 persen. Sedangkan dosis kedua 45,02 persen.
“Akhir Januari kita targetkan, capaian lansia bisa 70 persen. Harapan kami di tahun 2022 ini menargetkan herd immunity di atas 75 persen,” tandas Hartopo.
Editor : Kholistiono

