BETANEWS.ID, SOLO – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus menggeber program pengurangan pengangguran. Setelah bekerja sama dengan sejumlah marketplace raksasa nasional, kali ini Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengandeng Kementerian Kominfo melatih 30.000 calon enterpreneurship di Hotel Harris Solo, Rabu (26/1/2022).
“Ini menarik, karena problem yang dihadap pelaku UMKM itu adalah marketing. Maka, mereka butuh didampingi untuk bisa mengakses jualan digital yang mau tidak mau sekarang harus dilakukan,” katanya.
Berbagai skill yang akan diperoleh peserta, lanjut Ganjar, meliputi packaging, mengakses marketplace, teknik marketing, hingga akses permodalan juga disiapkan.
Baca juga:Buka Desember Ini, Pelatihan Keamanan Digital di Solo Tampung 210 Ribu Peserta
“Saya memang konsen betul kalau urusan UMKM, maka saya senang banyak yang support termasuk dari Kementrian Kominfo. Saya harap pelatihan ini menyasar sampai ke semua kabupaten/kota di Jawa Tengah,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo, Hary Budianto mengatakan, ada 200.000 pelaku UMKM yang menjadi target pelatihan digital enterpreneurship tahun ini. Dari jumlah itu, sebanyak 30.000 berasal dari Jawa Tengah.
“Kami akan latih mereka sampai mengerti dan memahami akses digital untuk pemasaran, termasuk literasi keuangan digital untuk manajemen berusaha,” katanya.
Pelatihan itu, lanjut Hary, tidak hanya untuk mereka yang sudah memiliki usaha. Bagi pemula yang tertarik ikut, mereka juga akan didampingi dan dilatih.
Baca juga: Unika Soegijapranata Latih Puluhan Pembatik dan Penenun di Jateng Jualan Online
“Untuk lulusan SMK sederajat, anak kuliah, pekerja, dan lainnya juga kami siap latih dalam program digital enterpreneurship academy ini,” pungkasnya.
Salah satu peserta, Yayuk mengatakan, selama ini dirinya hanya mengandalkan getok tular untuk menjajakan barang dagangannya. Ia menjual aneka nasi boks dan jajanan boks dari teman ke teman.
“Selama ini belum jual online, ya karena belum bisa. Setelah ikut pelatihan ini, saya harap bisa jualan online dan tentu harapannya dagangan saya semakin laris,” tutup Yayuk.
Editor: Ahmad Muhlisin

