Ganjar Bantu Renovasi Rumah Reyot Milik Kader PDIP yang Berdiri di Bengkok Desa di Temanggung

BETANEWS.ID, TEMANGGUNG – Fajar Nugroho, warga Mungseng RT 1 RW 1 Kemantenan Sari, Temanggung ini tak bisa menutupi rasa harunya. Bagaimana tidak, hari ini ia kedatangan tamu istimewa sekaligus idolanya, Ganjar Pranowo. Ganjar datang karena mendengar kabar bahwa Fajar yang merupakan kader PDIP itu hidup serba kekurangan.

Saat Ganjar datang, Fajar dan istrinya, Suliyah menyambut di pinggir jalan. Maklum, rumah Fajar nyelempit di belakang rumah warga lainnya.

Ganjar Pranowo mengunjungi Kader PDIP di Temanggung yang rumahnya tak layak huni. Foto: Ist.

“Monggo pinarak, Pak. Maaf kondisinya seperti ini,” kata Fajar menyilakan Ganjar masuk ke rumahnya.

-Advertisement-

Rumah Fajar memang jauh dari kata layak. Rumah berukuran 7×7 meter itu hanya berdinding papan. Atapnya terlihat bolong-bolong dengan eternit dari karung yang sudah koyak. Di dalam rumah juga tidak ada perabotan yang mewah. Hanya ada kursi plastik dan gelaran tikar di ruang tamu.

Baca juga: Bantu Rehab Rumah, Ganjar Tak Bisa Tolak Permintaan Sederhana Orangtua Guru Honorer Ini

Namun di dinding papan itu, tertempel sebuah bendera berwarna merah. Bendera bergambar banteng moncong putih itu terpasang gagah di ruang tamu. Bendera itu adalah kebanggaan Fajar, yang tak lain adalah wakil ketua PAC PDIP Temanggung selama dua periode.

Ganjar pun bercanda dengan anak dan keponakan Fajar yang masih kecil-kecil itu. Ia kemudian memberikan hadiah berupa mainan anak-anak kepada mereka. Ganjar juga memberikan hadiah ponsel pada anak Fajar yang sudah duduk di Sekolah Dasar, termasuk juga sembako. Selain itu, Ganjar juga berniat membantu renovasi rumah yang ditempati Fajar dan keluarga.

“Tapi ini tidak bisa dapat bantuan dari RTLH (rumah tidak layak huni) Pak Gub. Soalnya ini tanah bengkok milik desa. Jadi tidak bisa,” terang Fajar.

Baca juga: Program Ganjar Bantu Warga Miskin Bangun Rumah Jadi Rujukan Nasional

Ganjar kemudian mengatakan tidak akan membantu melalui program RTLH. Ia akan membantu menggunakan dana pribadi dengan syarat Fajar izin kepada pemerintah desa.

“Kalau boleh dibangun, nanti saya bantu. Mas Fajar izin saja, karena tidak bisa dibantu lewat RTLH, maka saya yang bantu. Nanti kalau boleh langsung diperbaiki biar njenengan sama keluarga nyaman,” kata Ganjar.

Fajar dan istrinya sangat senang dengan bantuan Ganjar. Mereka mengatakan siap mengurus izin agar rumah yang ditempati itu bisa segera direnovasi.

Ganjar juga menanyakan keseharian Fajar selain aktif di partai. Kepada Ganjar, Fajar mengatakan sehari-hari bekerja di pabrik pembuatan emping jagung. Hasilnya tidak seberapa, hanya cukup untuk makan sekeluarga.

Baca juga: Rumah-Rumah di Nepal van Java Akan Makin Cantik dengan Bantuan 2 Ton Cat dari Ganjar

“Saya itu punya peralatan bengkel dan cuci motor. Njenengan mau nggak usaha bengkel dan cuci motor? Kalau mau nanti saya kasih alatnya, biar bisa dapat tambahan penghasilan,” ucap Ganjar.

Fajar dan istrinya langsung mengangguk menerima tawaran itu. Berkali-kali, Fajar dan istri mengucapkan terima kasih pada Ganjar yang telah membantu keluarganya.

“Terima kasih, Pak, terima kasih banyak bapak sudah peduli pada keluarga saya. Saya tidak menyangka dapat berkah seperti ini,” tandas Fajar.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER