31 C
Kudus
Selasa, Juni 28, 2022
spot_img
BerandaKUDUSDapati Tanggul Sungai...

Dapati Tanggul Sungai Pakai Ban dan Batu, Hartopo : ‘Percuma Rapi Tapi Kekuatannya Tidak Ada’

BETANEWS.ID, KUDUS – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kudus kemarin mengakibatnya debit air sungan meningkat. Hal itu juga menyebabkan tanggul di Dukuh Jawek, Desa Pladen RT 2 RW 5, Kecamatan Jekulo, jebol. Akibatnya air melimpas ke pemukiman warga.

Bupati Kudus HM Hartopo Jumat (21/1/2022) pagi meninjau lokasi jebolnya tanggul tersebut. Saat tiba di lokasi, Hartopo kaget mendapati ban mobil dan batu-batu bertumpuk dijadikan tanggul untuk menahan air agar tak melimpas ke pemukiman warga.

“Hanya terlihat bagusnya saja, rapi, tapi kekuatannya tidak ada. Kan percuma. Nah di sini kemarin jebol, ini ditumpuk batu-batu, saya ndak boleh. Harus pakai sak (karung) berisi pasir atau tanah. Kalau ditumpuk batu dan ban, percuma,” kata Hartopo sambil menunjuk bagian yang dimaksud.

Perbaikan tanggul jebol di Dukuh Jawek, Desa Pladen, Jekulo. Foto: Nila Rustiyani.
- Ads Banner -

Baca juga : Diguyur Hujan Deras, Longsor Hingga Tanggul Jebol Terjadi di Kudus

Hartopo meminta agar pemerintah kecamatan, desa, hingga RT dan RW berkoordinasi dan bekerja sama menyisir tanggul sungai.Yakni, mencari dan menandai mana saja titik-titik lokasi tanggul yang bocor. Selanjutnya ditambal agar tidak bocor kembali.

“Soalnya kebocoran kecil akan menjadi besar karena terkikis air. Ini saya suruh menyisir semua. Tanggul-tanggul milik BBWS sekiranya yang rawan jebol bisa segera diupayakan. Setiap desa punya kewenangan sendiri-sendiri untuk menata tanggul-tanggul ini,” jelas Hartopo.

Hal itu, menurutnya bisa dilakukan dengan menggunakan karung berisi pasir atau tanah untuk dijadikan tanggul. Bisa juga dengan meninggikan tanggul agar air tidak sampai melimpas ke pemukiman warga.

Hartopo berharap, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus bisa segera menindaklanjutinya dan berkomunikasi dengan BBWS Jawa Tengah.

“Saya berharap semua pihak bisa ikut mengeroyok, bersama-sama memperkuat tanggul yang ada. Bila perlu ditambah tinggi,” ucap Hartopo.

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Kudus Budi Waluyo mengungkapkan, bahwa ada beberapa titik lokasi tanggul yang sedang dalam perbaikan oleh BPBD. Di antaranya di Desa Kesambi, Golantepus dan Dukuh Jawek.

Untuk titik-titik sungai yang berlubang, lanjut Budi, BPBD Kudus sendiri sebenarnya sudah mengetahui lokasinya. Jumlahnya pun dikatakan ratusan.

Baca juga : Tanggul Jebol, Ratusan Rumah Warga Golantepus Kudus Terdampak Banjir

“Titik-titik kebocoran ini bisa diketahuinya saat musim hujan. Tapi kesulitan desa pada saat itu, melibatkan ratusan orang dalam kondisi genting memang sangat sulit. Tapi dari desa sebenarnya sudah berupaya semaksimal mungkin untuk hal ini,” jelas Budi.

Komunikasi dengan BBWS pun telah dilakukan BPBD untuk menindaklanjuti kejadian yang ada di Kudus. “Harapannya tetap ada swadaya dari masyarakat desa sendiri,” tandasnya.

Editor : Kholistiono

Lipsus 14 - Penerapan Teknologi Bambu untuk Tanggul Laut Tol Semarang Demak

Tinggalkan Balasan

31,944FansSuka
15,127PengikutMengikuti
4,332PengikutMengikuti
80,005PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler