31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Antrean Haji di Kudus Capai 36.751 Orang, Daftar Tahun Ini Berangkatnya 2050

BETANEWS.ID, KUDUS – Daftar tunggu keberangkatan ibadah haji di Kabupaten Kudus yang mendaftar di 2022 mencapai 28 tahun. Sehingga, jika mendaftar tahun ini, maka diperkirakan akan berangkat antara 2050 dan 2051.

Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh pada Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kudus Asrul Fatkhi mengatakan, lamanya waktu tunggu keberangkatan haji tersebut dikarenakan antrean yang cukup panjang. Warga yang daftar haji lebih banyak, sedangkan kuota pemberangkatan dibatasi.

“Selain itu, menumpuknya daftar tunggu juga dikarenakan selama dua tahun ini Indonesia tidak memberangkatkan jemaah haji ke Tanah Suci,” ujar pria yang akrab disapa Fatkhi kepada Betanews.id, Jumat (14/1/2022).

-Advertisement-

Fatkhi mengungkapkan, saat ini di Kudus ada 36.751 jemaah calon haji yang antre untuk diberangkatkan. Dari jumlah tersebut, 53 persennya adalah perempuan, dan 47 persen laki-laki.

Baca juga: Kemenag Jateng Terapkan Aturan Satu Pintu untuk Keberangkatan Haji dan Umrah

“Rinciannya ada 19.366 jemaah haji perempuan, serta 17.185 jemaah haji pria yang masuk waiting list daftar haji Kudus,” terangnya.

Dia menuturkan, perhitungan masa tunggu itu hanya perkiraan saja. Sebab, prediksinya ada calon jemaah haji yang meninggal sebelum berangkat. Selain itu juga ada jemaah yang mengundurkan diri.

“Serta saat ada penambahan kuota haji. Jadi berangkatnya bisa lebih maju,” ungkapnya.

Fatkhi memberitahukan bahwa untuk kuota haji reguler Jawa Tengah sekitar 30 ribu. Sedangkan untuk Kabupaten Kudus tidak ada kuota, tapi ikut kuota provinsi.

“Sebelum masa pandemi Kabupaten Kudus memberangkatkan sekitar 1.200 jemaah haji ke Tanah Suci,” rincinya.

Baca juga: Game Edukasi Haji Antar Dua Siswi MTs NU Banat Sabet Medali Emas Internasional

Untuk biaya haji, kata Fatkhi, masyarakat harus membayar biaya pendaftaran Rp25 juta. Selama masa tunggu, uang dari calon jemaah akan dikelola Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Nantinya calon jemaah akan mendapatkan nilai manfaat dari uang pendaftaran tersebut.

“Pada waktu pemberangkatan. Calon jemaah tinggal membayar biaya pelunasan sebesar Rp11 juta,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER