Soal Capaian Vaksinasi, Hartopo : ‘Jangan Kita Memburu Target, Tapi Malah Ngawur’

BETANEWS.ID, KUDUS – Bupati Kudus HM Hartopo menargetkan vaksinasi anak usia 6-11 tahun bisa selesai dalam waktu satu bulan. Proses vaksinasi yang mulai berlangsung pekan ini bisa selesai sampai akhir Januari 2022 mendatang.

“Selagi vaksinnya ada dan vaksinatornya juga ada. Kita sudah sediakan. Fasilitas dan mobilisasi dari sekolah pun sudah ada. Ini semua sudah klop,” kata Hartopo.

Baca juga : Data Capaian Vaksinasi Lansia Beda dengan KPCPEN, Kepala DKK Kudus : ‘Ada Delay’

-Advertisement-

Kendati demikian, Hartopo tetap mengingatkan para tenaga vaksinator yang bertugas tidak boleh gegabah dalam mengizinkan orang berhak divaksin atau tidak. Proses skrining menurutnya perlu dilakukan sedetail mungkin. Baik itu bagi anak-anak maupun orang dewasa.

Bahkan, terkadang ada yang orang yang memiliki penyakit bawaan atau komorbid namun diabaikan. Terkhusus bagi mereka yang memiliki penyakit jantung dan penyakit lainnya yang memerlukan penundaan vaksinasi.

“Skrining itu paling penting. Harus terbuka. Jangan sampai berambisi mau divaksin, tapi mengesampingkan penyakitnya,” ungkapnya.

Bila ada yang tidak lolos proses skrining, tenaga vaksinator diminta harus tegas menolak menyuntikkan vaksin.

“Kalau belum lolos skrining, jangan disuntik dulu. Jangan kita memburu target, tapi malah ngawur. Jangan dipaksakan, nggak boleh,” ucapnya.

Langkah itu, katanya, juga sebagai antisipasi agar kejadian siswa meninggal usai vaksin yang terjadi di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, tidak terjadi di Kabupaten Kudus. Terlepas meninggalnya siswa tersebut efek dari vaksin atau karena memang sebelumnya ada komorbid yang dilarang untuk disuntik vaksin terlebih dahulu.

“Untuk itu, perlu ada kajian lebih mendalam. Kadang ada komorbid atau bagaimana. Makanya skrining itu paling penting dan harus terbuka,” tegas Hartopo.

Baca juga : Capaian Vaksinasi Lansia Sudah 58 Persen, Kudus Segera Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun

Sementara itu, dari data di Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus yang dilaporkan ke Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) pada tanggal 28 Desember 2021, ada 504.493 warga Kudus yang sudah mendapat suntikan vaksin dosis pertama. Lalu untuk dosis kedua sudah ada 407.153 orang yang sudah disuntik.

Sedangkan total sasaran warga yang akan divaksin sebelumnya ada 665.884 orang, kini ditambah anak-anak usia 6-11 tahun berjumlah 79.072 orang. Sehingga totalnya ada 744.956 warga Kudus yang diharapkan bisa mendapatkan suntikan vaksin.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER