31 C
Kudus
Rabu, Februari 11, 2026

Resah dengan Pelemahan KPK, Masyarakat Sipil Jateng Buat Lembaga Antikorupsi JCW

BETANEWS.ID, SEMARANG – Jaringan masyarakat sipil Jawa Tengah membentuk lembaga antikorupsi Jateng Corruption Watch (JCW). Pembentukan lembaga tersebut, ditengarai karena menjamurnya korupsi di daerah.

Ketua Badan pengurus Jateng Corruption Watch Benny Setianto mengatakan, kehadiran lembaga itu, karena keresahan para pegiat organisasi sipil yang selama ini merasakan lembaga resmi pemberantas korupsi dilemahkan.

Baca juga : Mahasiswa Semarang Gelar Demo Tolak Pemecatan 57 Pegawai KPK

-Advertisement-

“Saat ini tak ada lagi lembaga yang konsen memiliki perhatian khusus terhadap korupsi, terutama di Jateng,” jelasnya, Jumat (10/12/2021).

Benny mengatakan, terbentuknya JCW telah dirintis oleh jaringan sipil terdiri LBH Semarang, Pattiro, Walhi Jateng, AJI Semarang, LRC KJHAM, PBHI Jateng Pelita dan elSa.

“Kemudian mengundang personil individu yang dinilai komitmen mau terlibat dalam proses menegakkan budaya anti kroupsi,” katanya.

Dia menambahkan, sejumlah lembaga dan person itu, sejak lama menyusun AD/ART. Kondisi lain ditambah dorongan muncul lagi perkembangan kondisi korupsi semakin memburuk.

“Tak hanya oleh pemerintah, tapi dipengaruhi isu lain yang masuk dalam isu korupsi,” imbuhnya.

Baca juga : Pemimpin Harus Rela Diinjak, Ganjar: ‘Berani Korupsi Saat Pandemi, Tak Pecat dan Seret ke KPK’

Hal itulah yang menyebabkan lembaga-lembaga tersebut bersepakat membuat lembaga baru yaitu JCW. Lembaga tersebut akan menjadi rujukan masyarakat sipil terkait isu korupsi.

“JCW dapat menjadi wahana teman-teman masyarakat sipil atau pun pihak lain dunia pendidikan, menjadikan rujukan lembaga terkait isu korupsi,” ujarnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER