31 C
Kudus
Minggu, November 27, 2022
BerandaJATENGPemimpin Harus Rela...

Pemimpin Harus Rela Diinjak, Ganjar: ‘Berani Korupsi Saat Pandemi, Tak Pecat dan Seret ke KPK’

BETANEWS.ID, SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan pihaknya sangat serius dalam penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19. Keseriusan itu juga termasuk penanganan dampak yang dialami masyarakat akibat virus ini. Dia menyatakan siap menindak tegas jajarannya, yang mengambil kesempatan dalam kesempitan (pandemi).

“Saya saat ini kenceng betul, saya sudah ingatkan (para pemimpin daerah di Jateng). Kalau ada hari ini yang berani korupsi saat pandemi, tak pecat tak terke ning KPK,” ujar Ganjar saat halal bihalal secara virtual bersama paguyuban warga Jawa Tengah di Jabodetabek, Minggu (31/5/2020).

Baca juga: Ganjar: New Normal Belum Bisa Diterapkan Dalam Waktu Dekat

- Ads Banner -

Dalam dialognya tersebut, Ganjar mewanti-wanti betul kepada jajaran di bawahnya untuk tidak mengambil kesempatan saat pandemi. Di menegaskan tidak boleh ada yang ngemplang, korupsi pengadaan, dan praktik korupsi lainnya dalam penanganan penyebaran Covid-19 dan dampaknya.

“Hari ini tidak boleh ada yang mikir duit, dodolan (jualan). Jangan ada yang mengambil kesempatan dalam kesempitan,” tutur Ganjar.

Baca juga: Ganjar Gelontorkan Rp 38 M Demi UMKM Tetap Eksis di Tengah Pandemi

Meski pada masa pandemi sekarang ini banyak kelonggaran, Ganjar memerintahkan agar semua dilakukan secara baik dan bisa dipertanggungjawabkan. Bagaimanapun, para pemimpin harus menaati aturan yang berlaku.

Dalam penanganan dampak sosial dan ekonomi, Ganjar menuturkan, pemimpin harus bertanggung jawab atas apa yang dialami masyarakat. Sebagai pemimpin, amanah yang diemban harus dijalankan demi masyarakatnya.

Baca juga: Lebaran Ketiga Ganjar Sidak Mal, ‘Pakai Maskernya yang Benar, Jangan Anggap Sepele Virus Ini’

“Saya ditanya, dalam situasi seperti ini siapa yang bertanggung jawab. Ya saya yang bertanggung jawab, dan para pemimpin di daerah. Ini ujian para pemimpin di saat sekarang ini. Ibaratnya, kita (pemimpin) itu ada di bawah sandal. Kita harus rela diinjak-injak. Kita harus mendengar aspirasi-aspirasi masyarakat,” tutur Ganjar.

Dia menambahkan, negara sudah berupaya serius dalam menangani wabah covid-19 ini. Namun, masih ada hal-hal yang perlu diperbaiki agar semakin siap menghadapi kejadian luar biasa seperti saat ini.

Editor: Suwoko

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,335PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler