31 C
Kudus
Rabu, Juli 24, 2024

Ganjar Gelontorkan Rp 38 M Demi UMKM Tetap Eksis di Tengah Pandemi

BETANEWS.ID, KAB. SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menggelontorkan anggararan sebesar Rp 38 miliar di tengah pandemi Covid-19. Dana tersebut digunakan untuk membelikan bahan baku untuk pelaku UMKM yang bergerak di bidang makanan.

“Bantuan ini diberikan kepada pelaku UMKM di Jateng yang bergerak di bidang tata boga (makanan). Bantuan ini diberikan agar UMKM di Jateng tetap eksis di tengah pandemi (Covid-19),” ujar Ganjar beberapa waktu lalu.

Ganjar mengatakan, pada tahap pertama anggaran digelontorkan Rp 9 miliar. Anggaran tersebut telah dibelanjakan untuk pembelian bahan baku dan diberikan kepada sebanyak 3.691 pelaku UMKM. Secara simbolis, bantuan telah diserahkan kepada tiga pelaku UMKM di Tengaran Kabupaten Semarang, Jumat (22/5/2020).

-Advertisement-
Ganjar berikan bantuan bahan baku untuk pelaku UMKM. Foto: Ist

Pelaku UMKM, kata Ganjar, diberikan dalam bantuan yang berbeda-beda. Bantuan diberikan sesuai dengan kebutuhan dan jumlah produksi para pelaku UMKM. Bentuk bantuan tersebut yakni tepi, gula, telur, dan kebutuhan lainnya.

“Mereka (para pelaku UKM) yang agak lesu, penjualan dan omzet menurun akibat covid-19 ini kami suntik dengan peralatan dan bantuan bahan baku agar menjadi modal mereka bisa berdagang lagi,” kata Ganjar.

Baca juga: Gerakkan Sektor UMKM, Ganjar Borong 3 Juta Masker Senilai Rp 10 Miliar

Meskipun omzetnya tidak seperti sebelumnya, Ganjar ingin para pelaku UMKM tetap berjalan dan ada omzetnya. Mereka diminta harus bisa bertahan hidup.

Setelah pemberian stimulus terhadap para pelaku UKM itu, Ganjar menerangkan sudah menyiapkan langkah selanjutnya. Pelatihan, penyediaan modal serta kerjasama dengan e-commerce raksasa nasional diharapkan mampu membangkitkan UKM Jateng.

“Pelatihan akan terus kami genjot. Kamu juga sudah komunikasi dengan gojek, bukalapak, blibli dan tokopedia bahkan facebook untuk membantu. Mereka sudah menyatakan siap kerjasama dan membantu UKM Jateng agar bisa masuk cara bisnis baru yang serba digital,” terangnya.

Baca juga: Ganjar Kirim Sembako untuk Warga Jateng di Jabodetabek yang Tidak Mudik

Terkait bantuan permodalan, dirinya menegaskan sudah menyusun skime pembiayaan. Bank Jateng, BPR BKK sudah disiapkan agar bisa ikut membantu pembiayaan UKM.

“Termasuk dari Baznas dan lainnya bisa jadi modal. Hari ini Baznas membantu Rp300 juta untuk 100 penerma manfaat. Ini bisa jadi modal, jadi tidak hanya mengandalkan APBD, tapi dari sumber lainnya,” tutupnya.

Sementara itu, bantuan bahan baku dari Pemprov Jateng disambut atusias oleh para pelaku UKM. Mereka yang sedang mengalami kesulitan akibat covid-19, bisa terbantu dengan adanya bantuan ini.

Baca juga: Di Hadapan Erick Thohir, Ganjar Minta Bank BUMN Buka Akses KUR

“Pesanan sekarang menurun banyak, biasanya pesanan nastar setiap lebaran ini bisa tiga kwintal, sekarang menurun drastis,” kata Sri Ambarwati,50, pelaku UKM kue basah di Tengaran.

Kondisi itu membuatnya kesulitan untuk berproduksi. Dengan suntikan bantuan bahan baku itu, diharapkan produksinya akan tetap berjalan. “Alhamdulillah, bisa mengurangi pengeluaran untuk pembelian bahan baku,” tutupnya.

Hal senada disampaikan Sumani,46, pelaku UKM di bidang kue kering. Di tengah omset yang berkurang karena corona, bantuan bahan baku bisa sangat membantu memperkecil pengeluaran.

“Puji Tuhan, bantuan ini akan saya kembangkan untuk membuat kue dan dijual kepada pembeli. Mudah-mudahan jadi berkat,” ucap perempuan yang menekuni bisnis kue sejak 15 tahun lalu itu.

Editor: Suwoko

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
141,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER