BETANEWS.ID, SOLO – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke 160, De Tjolomadoe kembali memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI). Kali ini, rekor yang dipecahkan adalah penayangan video mapping terbesar di Indonesia.
Direktur De Tjolomadoe, I Nyoman Dana dalam sambutannya menceritakan, tempat tersebut dulunya merupakan pabrik gula yang didirikan oleh Mangkunegara IV pada 1861 silam.
“Pada 1928 seiring dengan perkembangan zaman industri gula di Nusantara, pabrik gula Colomadu mengalami perubahan perluasan area dan perombakan arsitektur bangunan sampai dengan saat ini,” kata dia, Rabu (8/12/2021).
Saat ini, pabrik gula tersebut sudah disulap menjadi museum sejak 8 April 2017 lalu. De Tjolomadoe kini menjadi wisata berkonsep heritage atau kebudayaan terbesar di Kabupaten Laranganyar, bahkan se-Solo Raya.
Baca juga: Diikuti 1.015 Mahasiswa, Senam Virtual Unnes Pecahkan Rekor MURI
Memperingati ulang tahun yang ke 160, De Tjolomadoe mengangkat tema ‘The Story Of Historical Heritage in a Modern Platform’. Dengan menayangkan digital content bertemakan tradisi Cembengan (proses pembuatan gula), video mapping tersebut berhasil meraih penghargaan dari MURI.
“Kisah warisan sejarah yang disajikan dalam bentuk modern dengan digital content yang ditampilkan dalam rangka pemecahan rekor MURI yang terbesar dan terluas di Indonesia untuk area tembaknya 1026 meter persegi,” kata Nyoman.
Nyoman mengungkapkan, saat HUT De Tjolomadoe di 2018 pihaknya telah memecahkan rekor MURI yakni dengan rangkaian makanan khas Karanganyar, yakni timus terbanyak dengan jumlah 17.854 buah. Selajutnya, pada 2019, pihaknya juga memecahkan rekor MURI dengan membuat lukisan dengan gulali rasa jahe terbesar di Indonesia.
“Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh karena rasa cinta pada warisan budaya dan sejarah kebudayaan Indonesia di masa lampau,” lanjut Nyoman.
Adapun dalam produksi konten video mapping tersebut melibatkan LZY visual dan juga Intrafood Singabera Indonesia. Acara berlangsung dengan lancar, meski sempat tertunda karena hujan.
Baca juga: Rekor Baru, Lelang Anggota Ojek Muria Tembus Rp 226 Juta
Sementara itu, Perwakilan MURI, Sri Widayati mengatakan, karya video mapping tersebut sangat spektakuler. Video tersebut ditembakkan dengan menggunakan proyektor di dinding De’ Tjolomadoe seluas 85 meter kali 12,5 meter.
“Kami sangat mengapresiasi karya ini yang mana ini menjadi ikon pengembangan sejarah dari yang di selenggarakan dihasilkan oleh LZY Visual dan saya mewakili Jaya Suprana, pendiri MURI,” kata Wida.
Wida mengumumkan sekaligus mengesahkan, karya menakjubkan tersebut tercatat di rekor MURI ke 10.154. Penganugerahan tersebut tercatat drngan No 10145/R.MURI/XII/2021, De Tjolomadoe, PT Intrafood Singabera Indonesia, LZY Visual atas rekor pemrakarsa penyelenggara video maping terbesar diluar ruang bangunandengan ukuran tembak seluas 85 meter kali 12,5 meter.
Editor: Ahmad Muhlisin

