31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Disbudpar Pamerkan 5 Busana Kudusan, Ada Pakaian Pengantin yang Sudah Jarang Dipakai

BETANEWS.ID, KUDUS – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus menggelar Pagelaran Busana Kudusan Empat Negeri, di Pendapa Kudus, Senin (20/11/2021) malam. Pagelaran busana Kudusan ini merupakan upaya pelestarian budaya Kota Kretek yang merupakan warisan tak benda.

Plt Kepala Disbudpar Kudus, Mutrikah menjelaskan, Ada lima pakaian khas Kudus yang dipamerkan dalam acara tersebut, yakni busana pengantin Kudusan tata kaji, busana gaya saudagar muslim, busana gaya saudagar pranaan, busana kudusan jas koko, busana kudusan jas koko lan caping kalo (pedagang dan berkerudung).

Untuk busana pengantin Kudusan tata kaji punya ciri khas pengantin putri memakai alas kaki selop, busana rok panjang, sanggul berbentuk kapsed dihiasi bunga mawar merah berjumlah lima ditutup dengan waring, menggunakan mahkota yang ditutup dengan kerei, memakai giwang berbentuk babon angkrem, hiasan di leher mengenakan kalung tretes berlian, dan sepasang gelang.

-Advertisement-
5 busana Kudusan yang dipamerkan di Pendapa Kudus. Foto: Kartika Wulandari.

Sedangkan untuk pengantin putra mengenakan gamis dan celana panjang lalu ditambahkan pakaian luar dengan memakai jubah yang ditutup surban, dan memakai surban yang diikat dengan igel yang berhias permata.

Baca juga: Pengantin Mubeng Gapura Masjid Wali, Tradisi Unik yang Masih Lestari di Kudus

“Untuk busana ini, masing-masing pengantin juga mengenakan aksesoris tambahan berupa kacamata hitam, yang memiliki makna, jika sudah menikah satu pasangan harus saling menutup mata, agar tidak mencari pasangan lain,” jelasnya.

Selanjutnya yang kedua adalah Busana Saudagar Muslim. Untuk putri memakai baju encim bordir putih, jarik batik Kudus Sekar Jagad Mbregat, kerudung panjang bordir putih rambut tertutup hingga mengenakan perhiasan. Untuk putra mengenakan jas tutup kerah, sarung batik Kudus Sekar Jagad Mbregat, hingga iket kepala batik.

Lalu untuk yang ketiga adalah busana Kudusan Jas Songkok. Untuk busana ini, putri mengenakan jarik batik Kudusan kebaya encim putih bordir, kerudung panjang bordir, dan rambut tertutup. Kemudian putra mengenakan jas koko warna putih bordir, iket Kudusan, dan mengenakan sandal terompah.

Dan yang terakhir, ada busana Kudusan jas songkok dan caping kalo. Untuk busana putri mengenakan baju kurung bludru, berkalung panjang sembilan untai, giwang berlian tretes babon angkrem, tutuk konde dinar, hingga mengenakan sanggul. Untuk putra mengenakan jasko bludru biru, perkancing emas, sarung batik Kudusan, iket Kudusan, jam saku sebelah kiri.

Baca juga: Mengenal Batik Kudus Gendoro-Gendiri Sebagai Penanda Pemakainya Sudah Menikah

Tika mengatakan, dengan pagelaran busana kudusan empat negeri ini, merupakan upaya untuk melestarikan budaya di Kudus.

“Harus selalu semangat untuk selalu melestarikan budaya di Kudus, dan untuk tahun 2021 ini alhamdulillah, Kudus mendapatkan tiga penghargaan dari Kementrian Pendidikan, Budaya, Riset dan Teknologi berupa penetapan jamasan keris Cinthaka, tradisi Dandangan sebagai warisan budaya Kudus, dan penetapan Kampung Piji Wetan sebagai desa budaya,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER