31 C
Kudus
Minggu, Mei 22, 2022
spot_img
BerandaWisataDesa Gondosari Dikukuhkan...

Desa Gondosari Dikukuhkan jadi Desa Wisata Berkat Seni Budaya dan Sampah

BETANEWS.ID, KUDUS – Desa Gondosari, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, dikukuhkan menjadi desa wisata, Rabu (15/12/2021). Meski tak punya wisata alam, desa tersebut punya daya tarik unggulan di bidang seni budaya lokal.

Kepala Desa Gondosari Alia Himawati mengatakan, desa yang dipimpinnya itu memang tidak dominan dengan wisata alam. Namun, Desa Gondosari punya seni budaya lokal yang bisa dikembangkan, sehingga punya potensi dan daya tarik.

Kuliner yang akan dijadikan daya tarik di Desa Gondosari setelah menjadi desa wisata, Rabu (15/12/2021). Foto: Rabu Sipan

Seni budaya itu berupa seni musik angklung, sangkar burung perkutut, seni tari Srikandi, terbang rodat, dan terbang jidur yang semuanya itu ada perajinnya di Desa Gondosari.

- Ads Banner -

“Karena Desa Gondosari tidak punya gunung, tidak punya sungai yang bisa dijadikan wisata alam, maka seni dan budaya yang akan kami gali. Selain itu ke depan kami juga menawarkan wisata edukasi,” bebernya.

Baca juga: Desa Janggalan Bersiap Jadi Desa Wisata Kampung Batik

Saat ini, lanjutnya, Desa Gondosari juga sedang membangun pengolahan sampah dengan teknologi Bioreaktor Kapal Selam (BKS). Dengan teknologi tersebut, sampah warga bisa diubah jadi pupuk organik cair dan padat. Pengolahan sampah tersebut juga terpadu dengan peternakan dan perkebunan hidroponik.

“Sehingga nanti peternakan dan perkebunan hidroponik tersebut bisa dibuat wisata edukasi. Saat ini yang perkebunan hidroponik selada sudah berjalan dan sering ada kunjungan,” ucapnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kudus Mutrikah mengatakan, Gondosari merupakan satu dari 13 desa yang mendapat Surat Keputusan Bupati Kudus untuk jadi Desa Wisata pada 2021.

“Potensi wisatanya banyak, ya. Tadi paparan dari kepala desanya itu ada wisata kuliner, wisata budaya, wisata edukasi, agrowisata, juga ada wisata seni dan budaya masyarakat setempat,” ujar perempuan yang akrab disapa Tika tersebut.

Selain itu, yang unik di Desa Gondosari adalah bank sampah yang dijadikan wisata edukasi. Menurut road map yang dipaparkan tadi, sampah warga akan diolah jadi pupuk dan dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Kemudian pengolahan sampah tersebut juga ada peternakan dan perkebunan hidroponik.

Baca juga: Desa Wisata Janggalan Dilaunching, Disebut Jerusalem van Java dari Kudus

“Sangat menarik sekali ini. Di Desa Gondosari selain seni dan budaya, ada agrowisata, edukasi, dan rencananya ada sport center juga,” bebernya.

Dia pun berharap dengan dikukuhkannya Desa Gondosari sebagai Desa Wisata, maka akan ada pemberdayaan. Saat ada pemberdayaan di situ akan terjadi peningkatan ekonomi bagi masyarakat.

“Harapan kami dengan dikukuhkannya Desa Gondosari sebagai Desa Wisata maka akan ada peningkatan ekonomi masyarakat. Sehingga masyarakat pun akan sejahtera,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

Lipsus 14 - Penerapan Teknologi Bambu untuk Tanggul Laut Tol Semarang Demak

Tinggalkan Balasan

31,944FansSuka
15,127PengikutMengikuti
4,337PengikutMengikuti
80,005PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler