31 C
Kudus
Selasa, Januari 27, 2026

Bantu Tingkatkan Produksi, Unika Soegijapranata Beri Pelatihan Petani Hutan

BETANEWS.ID, SEMARANG – Unika Soegijapranata menggelar pelatihan dan implementasi sistem tata kelola dan e-supply chain untuk peningkatan kapasitas perhutanan sosial, Sabtu-Minggu (18-19/12/2021). Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama dengan lembaga Gerakan Masyarakat (Gema) Perhutanan Sosial, yang merupakan anggota tim percepatan penyelesaian konflik agraria dan penguatan kebijakan reforma agraria.

Hadir dalam pelatihan tersebut Dewan Penyantun Unika Soegijapranata sekaligus Dewan Pembina Gema Perhutanan, Sosial Djoko Heryanto, Ketua Gema Perhutanan Sosial Siti Fikriyah Koriyati, serta 32 petani hutan yang berasal dari Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Ketua Tim pengabdian kepada masyarakat Unika Soegijapranata, Linggar Yekti Nugraheni menjelaskan, sistem  tersebut mampu memberikan informasi komoditas lahan pertanian hutan secara akurat. Bahkan, sistem itu juga bisa memotong rantai informasi dan distribusi komoditas, sehingga para petani hutan mampu menjual hasil lahannya dengan harga yang memadai.

-Advertisement-

Baca juga: Prodi Sistem Informasi Unika Gelar Webinar Pemanfaatan Augmented Reality untuk Digital Marketing

Linggar menyebutkan, kegiatan pengabdian ini beranggotakan Agnes Advensia Chrismastuti, R Setiawan Aji Nugroho, dan Hudi Prawoto, yang masing-masing memiliki kepakaran di bidang ilmu komputer, analisis sistem, dan koperasi.

“Kegiatan pengabdian ini menggunakan bantuan pendanaan program penelitian kebijakan merdeka belajar kampus merdeka dan pengabdian masyarakat berbasis hasil penelitian dan purwarupa PTS Ditjen Diktiristek tahun anggaran 2021,” jelasnya.

Dia melanjutkan, kegiatan pengabdian tersebut merupakan implementasi dan pengembangan dari hasil penelitian pengelolaan 32.000 hektare hutan sosial yang digarap sekitar 60.000 petani hutan.

Menurutnya, selama ini, GEMA Perhutanan Sosial menjalankan tata kelola secara manual. Cara itu memiliki kendala untuk mendeteksi jenis tanaman, waktu tanam, masa panen, dan jumlah komoditas yang dihasilkan petani hutan.

“Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini akan memberikan dampak sangat besar dalam pengelolaan perhutanan sosial, alur logistik sampai, dengan pelaporan keuangannya,” kata Linggar.

Baca juga: Prodi Perpajakan Unika Soegijapranata Gelar Webinar Tentang PPN Dalam Transaksi Digital

Ketua Gema Perhutanan Sosial Siti Fikriyah Koriyati menyampaikan terima kasih kepada Ditjen DIktiristek dan Unika Soegijapranata atas bantuan yang diberikan. Sehingga, pihaknya bisa mengelola perhutanan sosial di wilayah Jawa dengan lebih mudah, transparan, dan akurat.

Dalam kesempatan tersebut, Hudi Prawoto juga menyatakan pentingnya membangun koperasi bagi petani hutan sehingga mereka semakin sejahtera. Tim pengabdian dan Gema Perhutanan Sosial juga mengharapkan kerja sama ini tidak berhenti dalam satu periode waktu.

“Sehingga peran dan dampak pengabdian yang dilakukan oleh tim Unika Soegijapranata bisa dirasakan dalam waktu yang lebih panjang,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER