31 C
Kudus
Rabu, Desember 8, 2021
spot_img
BerandaKomunitasPuluhan Lukisan Karya...

Puluhan Lukisan Karya Perupa Kudus Dipamerkan di Joglo Sawahan

BETANEWS.ID, KUDUS – Puluhan lukisan dengan beragam tema terpajang rapi di bagian luar Waroeng Seni Joglo Sawahan yang berada di Jalan Lingkar Utara Nomor 1 Desa Karangmalang, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus.

Beberapa orang juga terlihat menikmati karya-karya yang luar biasa dari beberapa pelukis Kudus yang tergabung dalam Komunitas Perupa Kudus (Paku) tersebut.

Menurut Solichin Sakini, anggota Paku, puluhan lukisan yang ada di tempat itu merupakan bagian dari kegiatan pameran yang bertajuk ‘Sanajan Uplik’, bagian pertama yang digelar 18-30 November mendatang.

- Ads Banner -

Baca juga : Seniman di Rembang Lelang Lukisan untuk Bantu Warga Terdampak Covid-19

Pameran itu juga, katanya, untuk mengobati kerinduan para perupa adanya pameran. Apalagi sudah lama mereka vakum dari adanya pameran.

Solichin menerangkan, pameran ini adalah langkah kecil untuk menuju The Great Exhibition yang digelar Juli 2022 mendatang.

“Ada 23 lukisan hasil karya dari beberapa temen-temen perupa di Kudus yang kita pamerkan kali ini,” ujarnya.

Kemudian, Solichin juga menjelaskan, tema “Sanajan Uplik” pada pameran tersebut, yang mengambil makna, bahwa api kecil menyala dari uplik atau teplok bisa berubah menjadi api yang besar layaknya api unggun.

“Pameran ini adalah awal untuk membuat pameran besar lagi, setelah 2003 silam menggelar pameran. Karena masing-masing mempunyai kesibukan. Jadi, diibaratkan juga uplik sebagai awal api yang menyala,” jelasnya.

Tema uplik ini, juga diharapkan bisa digambarkan untuk memunculkan
semangat baru dan terjaga, walaupun kecil redup tetapi tetap menyala menerangi kegelapan.

Delain itu, pameran ini juga bertujuan bisa menjadi ruang berkumpul kembali setelah para perupa sibuk dengan aktivitas masing-masing. Dan tentunya, untuk menunjukkan hasil karya luar biasa yang dimiliki.

Baca juga : Ratusan Lukisan Dipamerkan di Kota Lama, Ada yang Seharga Motor

“Pameran ini selain untuk menunjukkan hasil karya para perupa, juga sebagai wadah untuk memamerkan sekaligus memasarkan kepada khalayak umum,” tuturnya.

Kemudian, pada Desember mendatang, rencananya akan kembali mengelar pameran seni rupa bagian kedua yang mengusung tema tentang Ibu, karena bertepatan dengan Hari Ibu.

“Rencananya Juni-Juli, tapi masih rencananya. Nantinya kita tetap melakukan pameran seperti ini tiap bulan sampai menuju pameran besar nanti,” ujarnya.

Editor : Kholistiono

Lipsus 10 - Kisah Oei Tiong Ham, Sang Raja Gula Terkaya di Asia Tenggara dari Semarang

Tinggalkan Balasan

31,087FansSuka
15,127PengikutMengikuti
4,337PengikutMengikuti
70,075PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler