Lestarikan Budaya Jawa, SMPN 1 Kaliwungu Adakan Festival Tunas Bahasa Ibu

BETANEWS.ID, KUDUS – Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Jawa SMP/MTs Kabupaten Kudus menggelar Festival Tunas Bahasa Ibu, di SMPN 1 Kaliwungu, Kamis (11/11/2021). Acara tersebut untuk meramaikan Bulan Bahasa,

Festival yang bekerja sama dengan Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah ini mempertandingkan empat kategori untuk siswa tingkat SMP. Lomba itu adalah menulis gurit, membaca aksara Jawa, menulis aksara Jawa, dan pidato.

Ketua MGMP Bahasa Jawa SMP/MTs Kabupaten Kudus, Edi Purnomo mengatakan, hampir 150 siswa ikut meramaikan empat cabang lomba pada festival kali ini. Mereka berasal dari siswa SMP negeri dan swasta. Lomba ini dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

-Advertisement-

Baca juga: Bupati Kudus Dorong Kunjungan ke Museum Kretek Masuk Dalam Kurikulum Sekolah

“Lombanya kita laksanakan di SMPN 1 Kaliwunggu, karena per lomba hanya diikuti 15 sampai 20 peserta saja, tidak terlalu banyak,” ucapnya, Kamis (11/11/21).

Selanjutnya, dari masing-masing lomba, lanjut Edi, akan dipilih juara putra dan putri. Selanjutnya untuk juara pertama akan dilombakan kembali di tingkat Provinsi Jawa Tengah.

“Jadi lomba ini berjenjang. Ini sebagai  tahap seleksi kabupaten. Untuk peserta yang juara, nanti akan diikutkan lomba ke tingkat provinsi, baik juara putra maupun juara putrinya,” terangnya.

Edi menuturkan, perlombaan lanjutan tingkat Provinsi Jawa Tengah, akan dilakukan pada 19-22 November 2021 mendatang dan akan dilaksanakan di Surakarta.

Baca juga: Pelajar dari Berbagai Sekolah Diberikan Edukasi Tentang Sejarah Situs Patiayam

Ia berharap, setelah diadakan Festival Tunas Bahasa Ibu ini, bisa menumbuhkan lagi semangat siswa dalam belajar bahasa dan aksara Jawa. Siswa juga diharapkan bisa melestarikan aksara jawa yang mulai redup di era milineal seperti sekarang ini.

“Harapanya ke depan bisa dipercaya lagi untuk melaksanakan kegiatan ini. Karena ini kegiatan ini juga sebagai ajang untuk nguri-nguri bahasa Jawa. Agar anak-anak tidak lupa tentang aksara Jawa, menulis, membaca, serta bagaimana berpidato dengan bahasa Jawa,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER