31 C
Kudus
Senin, Oktober 3, 2022
spot_img
spot_img
BerandaSOLORatusan Mahasiswa UNS...

Ratusan Mahasiswa UNS Gelar Aksi 100 Lilin untuk Gilang, Tuntut Menwa Dibubarkan

BETANEWS.ID, SOLO – Ratusan mahasiwa Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo memadati  halaman depan gerbang kampus atau Boulevard UNS, Selasa (26/10/2021) malam. Mereka melakukan aksi menyalakan 100 lilin dan doa bersama untuk meninggalnya Gilang Endi Saputra (21) saat mengikuti pendidikan dan pelatihan dasar Resimen Mahasiswa (Menwa) pada Minggu, (24/10/2021) lalu.

Aksi yang diselenggarakan Badan Eksekutif Mahasiawa (BEM)  Sekolah Vokasi (SV) UNS itu menuntut kasus tersebut dapat segera diusut secara tuntas dan keadilan segera ditegakkan.

Aksi solidaritas ratusan mahasiswa UNS untuk kematian GIlang di depan Boulevard UNS, Selasa (26/10/2021) malam. Foto: Khalim Mahfur.

Koordinator kegiatan aksi 100 lilin, Lingga Purbo Wahyu Pamungkas mengatakan, aksi tersebut selain mendoakan Gilang, juga untuk membela keadilan agar kasus tersebut segera diusut secara tuntas. Pihaknya juga meminta pertanggung jawaban dari pihak UNS untuk memberikan pertanggungjawaban atas kasus tersebut.

- Ads Banner -

Baca juga: UNS Sebut Kegiatan Menwa yang Sebabkan Kematian Gilang Tak Bisa Ditolerir

“Ya itu adalah salah satu bentuk protes dari kami karena menurut kami ini sudah keterlaluan, sudah diluar nalar, karena sampai sampai teman kami kehilangan nyawanya saat mengikuti organisasi tersebut,” ujarnya.

Aksi tersebut diawali dengan pembacaan puisi, melakukan orasi, dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Sampai Jumpa, Endank Soekamti. Setelah itu, mahasiswa yang hadir melakukan doa bersama sambil menyalakan lilin berjumlah 100 buah dan aksi ditutup dengan melakukan penyataan sikap untuk menuntuk pihak rektorat UNS dan juga Menwa.

Tak lupa, foto Gilang juga dipajang di depan spanduk yang bertuliskan “Tak Butuh Maaf, Usut Tuntas Sampai Jelas”. Disamping foto tersebut juga diletakkan buket bunga serta ditaburi dengan bunga mawar.

Koordinator aksi lain, Elang Muhamad Fikri menambahkan, dengan aksi tersebut diharapkan kasus kematian Gilang segera diusut secara tuntas. Ia juga beharap pihak rektorat segera membuat klarifikasi agar semua pihak mendapatkan berita yang jelas dan tidak simpang siur.

Tak cukup itu saja, bahkan mereka menuntut agar UKM Menwa dapat diberhentikan dari kampus UNS.

Baca juga: Evaluasi Keberadaan Menwa, Warek III UNS: ‘Kampus Bukan Tempat Pendidikan Ala Militer’

“Harapannya  untuk Menwa ya pastinya dibubarkan, kasusnya, cepat diselesaikan dan tangkap pelakunya,” ujar Elang.

Adapun poin-poin yang ingin dituntut oleh pihak mahasiswa adalah sebagai berikut:

1. Mendesak pihak UNS dan Korps Mahasiswa Siaga Batalyon 905 Jagal Abilawa untuk segera memberikan keterangan terkait kasus meninggalnya GE pada kegiatan Pendidikan dan Latihan Dasar Pra Gladi Patria XXXVI Korps Mahasiswa Siaga Batalyon 905 Jagal Abilawa Tahun 2021.

2. Menuntut pihak UNS dan Korps Mahasiswa Siaga Batalyon 905 Jagal Abilawa untuk bertanggung jawab atas meninggalnya GE.

3. Menuntut pihak UNS bersikap transparans terhadap segala bentuk tindak pidana dan informasi terkait meninggalnya GE.

4. Menuntut UNS untuk mendukung penuh proses hukum dan tidak menutup-nutupi segala bentuk tindak pidana yang menyebabkan meninggalnya GE.

5. Mengajak seluruh mahasiswa UNS untuk ikut serta dalam pengawalan kasus GE dan Korps Mahasiswa Siaga Batalyon 905 Jagal Abilawa.

Editor: Ahmad Muhlisin

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

32,381FansSuka
15,327PengikutMengikuti
4,327PengikutMengikuti
90,084PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler