31 C
Kudus
Senin, Oktober 25, 2021
spot_img
BerandaDaerahPenduduk Besar tapi...

Penduduk Besar tapi Vaksinasi Rendah, Ganjar Langsung Terjun Pantau Vaksinasi di Grobogan

BETANEWS.ID, GROBOGAN – Capaian vaksinasi di Grobogan yang masih rendah, yakni di bawah 50 persen menjadi perhatian serius Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Bahkan, orang nomor satu di Jateng itu sampai harus meninjau pelaksanaan vaksinasi di daerah tersebut, Rabu (13/10/2021).

Lokasi yang didatangi adalah program vaksinasi masal di Balai Desa Lajer dan vaksinasi mobil keliling di SDN 1 Lajer. Di tempat itu, Ganjar melihat antusiasme masyarakat begitu tinggi untuk mengikuti program vaksinasi.

“Grobogan ini penduduknya banyak, hampir 1,5 juta jiwa. Namun vaksinasinya masih cukup rendah. Makanya saya ingin memastikan ada percepatan,” katanya.

- Ads Banner -

Baca juga: Capaian Vaksinasi di Jateng: Dosis Pertama 49,38 Persen, Dosis Kedua 23,69 Persen

Ganjar optimis percepatan vaksinasi di Grobogan bisa tercapai. Sebab, ia melihat masyarakatnya sangat antusias dan tidak pilah-pilih jenis vaksin.

“Kalau di daerah lain minta, Pak saya Sinovac saja, kalau di Grobogan ini apa saja mau dan bisa terima. Masyarakatnya oke, kasepuhan juga antusias. Maka semangat ini yang harus kita dorong,” jelasnya.

Ganjar juga mengapresiasi langkah Pemkab Grobogan yang melaksanakan vaksinasi sampai ke desa-desa. Mulai balai desa, puskesmas dan lainnya. Dengan cara seperti itu, maka percepatan pasti bisa dilakukan.

“Nanti kita bantu agar segera mencapai target 50 persen. Sehingga, levelingnya yang sudah bagus tidak naik hanya karena suntikannya kurang. Tugas saya nanti komunikasi ke Menkes agar daerah dengan jumlah penduduk besar seperti Grobogan ini, mendapat alokasi yang lebih banyak,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Grobogan Sri Sumarni mengatakan, vaksinasi dosis pertama di Grobogan saat ini baru mencapai 36,96 persen. Sementara dosis kedua, baru mencapai 15,69 persen.

Baca juga: Bantu Daerah yang Vaksinasinya Rendah, Ganjar Minta Alokasi Khusus ke Kemenkes

“Kalau mau mengejar target 50 persen masih jauh, soalnya penduduk kami di sini hampir 1,5 juta. Makanya saya selalu minta diperhatikan, kalau pembagiannya tidak proporsional kita akan ketinggalan terus,” katanya.

Ia membenarkan bahwa masyarakat Grobogan sangat antusias untuk divaksin. Mereka siap divaksin apa saja jenisnya tanpa ribut mempersoalkan.

“Vaksin apa saja saya terima. Masyarakat Grobogan tidak menolak karena sangat antusias dan orangnya baik-baik,” tandas Sri.

Editor: Ahmad Muhlisin

Lipsus 10 - Kisah Oei Tiong Ham, Sang Raja Gula Terkaya di Asia Tenggara dari Semarang

Ahmad Muhlisinhttps://betanews.id
Jurnalis Beta Media yang sebelumnya telah lama menjadi reporter dan editor di sejumlah media.

Tinggalkan Balasan

31,087FansSuka
15,023PengikutMengikuti
4,337PengikutMengikuti
62,220PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler