BETANEWS.ID, SOLO – Menejalang laga Derby Mataram di Grup C Liga 2, antara Persis Solo vs PSIM Yogyakata yang akan berlangsung di Stadion Manahan Solo, Selasa, (12/10/21) pukul 18.30 WIB, sejumlah persiapan telah dilakukan. Salah satunya adalah penutupan beberapa shelter, serta pedagang kali lima (PKL) di kawasan Stadion Manahan Solo.
Meski pertandingan tersebut bakal dilaksanakan tanpa adanya penonton di stadion, namun diperkirakan pertandingan antara kedua tim tersebut akan berlangsung dengan sengit. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menutup sementara kawasan PKL tersebut.
Baca juga : Polresta Solo Terjunkan 350 Personel untuk Amankan Liga 2 di Stadion Manahan
Gibran mengatakan, penutupan sementara shelter Stadion Manahan tersebut untuk mengantisipasi keamanan saat pertandingan digelar. Dirinya juga tak henti-hentinya mengimbau agar masyarakat tetap menonton pertandingan tersebut dari rumah masing-masing.
“Antisipasi saja. Insya Allah aman, tenang saja aman. Pak Wali Kota Yogyakarta (Haryadi Suyuti) kan juga gak nonton datang. Amanlah,” ujar Gibran, Selasa (12/10/2021).
Selain penutupan sementara kawasan PKL tersebut, Gibran mengatakan, saat menjelang pertandingan akan ada menyekatan di sejumlah perbatasan kota. Penyekatan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi jika ada suporter yang nekat datang ke Stadion Manahan.
“Ada tambahan pengamanan penyekatan bukan di Solo saja, Jogja di perbatasan. Tenang saja pasti aman tenang saja, saya juga pesan Pasoepati nonton di rumah jangan buat spanduk yang profokatif,” pungkas Gibran.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Solo, Heru Sunardi mengungkapkan, sedikitnya ada 160 PKL Selter Manahan Solo diminta tutup saat pertandingan Persis Solo versus PSIM Yogyakarta berlangsung. Kawasan tersebut diminta steril mulai dari pukul 17.00 WIB hingga pertandingan berakhir.
“Untuk PKL Selter Manahan Selasa besok hanya diizinkan buka sampai siang. Pada pukul 17.00 WIB diminta tutup semua,” ujar Heru.
Pada pertandingan kali ini, Polresta Surakarta telah melakukan penebalan pengamanan menjelang pertandingan. Adapun pada pertandingan sebelumnya personel yang disiagakan 350 personel, kali ini akan ditingkatkan menjadi 750 personel.
Baca juga : Dukung Persis Solo Juara Liga 2, Gibran: ‘Yang Diwaspadai Timnya Atta Halilintar, Mereka Kuasai Kung Fu’
Pengamanan tersebut dibagi menjadi empat ring, yakni ring pertama berada di dalam stadion, ring kedua di lintasan jogging track, ring ketiga kawasan parkir, dan ring keempaat ada di luar pagar stadion.
Selain itu, Polresta Surakarta juga menambah tujuh Tim Pengurai Kerumunan (TPK) yang akan melakukan patroli di kawasan Kota Solo guna mengantisipasi adanya pergerakan suporter serta penyekatan diseluruh pintu masuk Kota Bengawan ini.
Editor : Kholistiono

