BETANEWS.ID, SOLO – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mendorong pekerja seni di Solo untuk ikut mendaftar di Rumah Siap Kerja. Ajakan ini dilontarkannya setelah mendengar keluhan seniman pertunjukan wayang yang sepi pemasukan karena terdampak pandemi.
Rumah Siap Kerja yang merupakan salah satu program dari gerakan sosial #KitaPeduli Untuk Bantu Pelaku Parekraf Indonesia Terdampak Pandemi. Program tersebut diresmikan dengan pemukulan gong yang dilakukan Sandiaga Uno dan juga Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di Rumah Siap Kerja di Jalan Cuwiri 2, Makamhaji, Sukoharjo, Sabtu (9/10/2021).

Sandi mengatakan, program rumah siap kerja nantinya akan mengarah pada program Kartu Prakerja yang dicetuskan oleh Presiden RI, Joko Widodo. Selanjutnya, untuk para pekerja seni pewayangan nantinya akan dilaksanakan pertunjukan yang tentunya taat protokol kesehatan serta dilaksanakan secara hybrid.
Baca juga: Gandeng Indosat, Gibran Bangun 350 Kampung Digital untuk Percepat Pemulihan Ekonomi
“Rumah Siap Kerja ini adalah bentuk perhatian kita agar para pelaku seni bisa ikut dalam program prakerja. Program prakerja ini terbukti tepat sasaran, tepat manfaat, tepat waktu untuk menyiapkan para pelaku seni ini untuk masuk ke era nanti pasca pandemi dan peningkatan ekonomi,” kata Sandiaga.
Sementara itu, CEO dan pendiri Rumah Siap Kerja, Rues Setiandi Ramanof menjelaskan, rumah siap kerja adalah platform edukasi yang memberikan pelatihan-pelatihan peningkatan kemampuan bagi angkatan kerja. Mereka nanti akan dididik agar bisa lebih siap masuk ke lapangan kerja.
“Ini lagi kita coba agar pelatihan kesenian ini bisa kita lakukan secara digital. Ini yang sedang kita jajaki bersama Mas Warseno Slank. Kitabisa.com mencari jalan untuk melestarikan seni terutama seni pewayangan ini secara digital. Kita akan membantu dalam hal misalnya pelatihan, memberikan pelatihan kepada orang orang yang ingin mendalami seni ini tapi mungkin secara online,” terangnya.
Baca juga: Gandeng GoTo Dirikan Kampus UMKM Bersama, Gibran Ingin Bangkitkan UMKM Solo
Wali Kota Solo Gibran Rakabumimmg Raka yang turut hadir dalam kegiatan tersebut meminta masyarakat agar tetap bersabar. Dengan turunnya level PPKM di Kota Solo yang saat ini berada pada level 2, Gibran akan semakin melonggarkan beberapa aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan pariwisata dan budaya.
“Sekali lagi mohon bersabar dulu, silakan menggelar event wayang tapi dengan prokes yang ketat. Tamu yang terbatas secara hybrid. Nanti kalau kita sudah turun level lagi positivity ratenya bisa kita tekan lagi, InsyaAllah pengunjung atau penontonnya bisa kita longgarkan lagi. Intinya kesehatan dulu yang kita prioritaskan yang lain nanti mengikuti,” tutup Gibran.
Editor: Ahmad Muhlisin

