31 C
Kudus
Rabu, Februari 28, 2024

Bank Mandiri Kudus Buka Suara Terkait Raibnya Uang Nasabah Rp 5,8 Miliar

BETANEWS.ID, KUDUS – Bank Mandiri Kantor Cabang Kudus buka suara terkait raibnya dana nasabah sebesar Rp 5,8 miliar. Nasabah yang dimaksud atas nama Moch Imam Rofi’I, warga Desa Jati Wetan RT 6 RW 3 Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus.

Kepala Bank Mandiri Cabang Kudus Prastyono mengatakan, bahwa perkara ini sudah disampaikannya ke kantor pusat. Pihaknya pun tidak bisa memberikan penjelasan banyak terkait hal ini.

Baca juga : Uang Rp 5,8 M Nasabah Bank Mandiri Kudus Diduga Dibobol, Ini Kronologinya

“Terkait pemberitaan (permasalahan) itu, sudah diteruskan ke kantor pusat. Mereka yang akan memberikan statement,” katanya, Kamis (7/10/2021).

Untuk saat ini, lanjut Pras, semua yang meminta penjelasan dimohon untuk bersabar. Hal tersebut, agar informasi yang didapat dari satu sumber atau satu pintu saja, yakni menunggu penjelasan dari Corporate Secretary Bank Mandiri pusat.

“Saat ini yang bisa memberikan statement dari kantor pusat. Satu pintu dari Corporate Secretary Bank Mandiri pusat, dari sana,” tegasnya.

Seperti yang diketahui, rekening atas nama Moch Imam Rofi’I, seorang nasabah PT Bank Mandiri (Persero) TBK Kantor Cabang Kudus diduga dibobol. Tak tanggung-tanggung, uang yang dibobol senilai 5,8 miliar rupiah.

Kasus raibnya uang nasabah Bank Mandiri sebesar Rp 5,8 miliar ini, sudah didaftarkan di Pengadilan Negeri (PN) Kudus dengan Nomor Perkara 59/Pdt.G/2021/PN Kds. Persidangan dijadwalkan bakal digelar pada Rabu (20/10/2021) mendatang. Terkait surat undangan sidang ini, pihak bank Mandiri cabang Kudus telah menerima suratnya dari PN Kudus pagi tadi.

Baca juga : Kasus Raibnya Dana Nasabah Bank Mandiri Rp 5,8 M Segera Disidangkan di PN Kudus

“Undangan sidang sudah ada, tadi pagi. Tapi kita belum tahu, yang memegang Corporate Secretary. Yang menangani dari sana,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Pusat C.q. PT Bank Mandiri Persero Tbk Kantor Cabang Kudus digugat atas dugaan perbuatan melawan hukum. Pihak penggugat, dalam hal ini adalah Moch Imam Rofi’I, meminta agar tergugat membayar kerugian yang diderita penggugat. Yakni, kerugian materil sebesar Rp 5.800.090.000. Kemudian, kerugian immateril sebesar Rp Rp 50 miliar. Sehingga totalnya sebesar Rp. 55.800.090.000.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
6,574PengikutMengikuti
129,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER