31 C
Kudus
Rabu, Desember 8, 2021
spot_img
BerandaKUDUSApresiasi Program Museum...

Apresiasi Program Museum Kretek Keliling, Guru Sejarah : ‘Ini Kegiatan Unik, Harus Berkelanjutan’

BETANEWS.ID, KUDUS – Program Museum Kretek Keliling yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus, kali ini menyambangi SMA NU Hasyim Asy’ari, pada Sabtu (2/10/2021).

Menanggapi adanya kegiatan ini, Guru Sejarah SMA NU Hasyim Asy’ari, Kustiyani mengatakan, Museum Kretek Keliling merupakan kegiatan yang unik yang sangat penting untuk berkelanjutan nantinya.

Siswa SMA NU Hasyim Asy’ari mengikuti kegiatan Museum Kretek Keliling. Foto: Kartika Wulandari.

Baca juga : Kepala SMAN 2 Bae Sebut Museum Kretek Keliling Bisa Jadi Alternatif Belajar Sejarah

- Ads Banner -

“Menurut saya ini kegiatan yang unik ya, kalau biasanya siswa belajar sejarah harus ke museum, kali ini Disbudpar datang ke sekolah untuk memberikan edukasi ke siswa tentang sejarah Museum Kretek. Ini sangat bagus sekali,” ucapnya.

Kustiyani juga mengatakan, bahwa dalam kegiatan ini, para guru dan siswa SMA NU Hasyim Asy’ari sangat antusias untuk mengikutinya.

“Tentunya ini cara baru untuk memberikan edukasi untuk siswa, apalagi di masa pandemi seperti saat ini. Bahkan, sebelum kegiatan dilaksanakan, siswa sudah sangat menanti-nanti,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini, SMA NU Hasyim Asy’ari hanya mengundang sebanyak 30 siswa sebagai perwakilan kelas X,XI, XII dari jurursan IPA dan IPS.

“Kita pinginya juga semua siswa bisa ikut dalam kegiatan ini, tapi karena memang sedang pandemi, kami hanya memilih sekitar 30 siswa saja, untuk ikut,” ucapnya.

Baca juga : Museum Kretek Keliling ke Sekolah-sekolah di Kudus

Kustiyani juga berharap, dengan adanya kegiatan ini, nantinya bisa menjadi langkah awal untuk anak-anak mengetahui potensi lokal dan sejarah Kudus, khususnya tentang rokok kretek.

Kemudian Museum Kretek, lanjut Kustiyani, ia berharap akan ada kegiatan lanjutan untuk mengenalkan potensi Kudus yang lainya seperti Museum Jenang dan Museum Patiayam.

Editor : Kholistiono

Lipsus 10 - Kisah Oei Tiong Ham, Sang Raja Gula Terkaya di Asia Tenggara dari Semarang

Tinggalkan Balasan

31,087FansSuka
15,127PengikutMengikuti
4,337PengikutMengikuti
70,075PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler