31 C
Kudus
Rabu, Desember 8, 2021
spot_img
BerandaSport200 Pemain Ikuti...

200 Pemain Ikuti Seleksi Persiku Junior untuk Arungi Piala Soeratin U-17

BETANEWS.ID, KUDUS – Persiku Junior Kudus mulai jaring pemain lewat seleksi. Ada sekitar 200 orang pemain yang mendaftarkan diri untuk memperkuat tim kebanggan Kabupaten Kudus itu.

Manajer Persiku Junior Ade Roni Saputra mengatakan, seleksi ini akan berlangsung dalam dua kloter untuk meminimalkan kerumunan dan memaksimalkan penilaian kemampuan pemain.

Proses seleksi Pemain persiku Junior di Lapangan Kongsi, Desa Loram Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Selasa (12/10/2021) sore. Foto: Nila Rustiyani

Dalam seleksi yang rencananya digelar sepekan itu, Persiku hanya akan mencari 30 pemain, sesuai dengan regulasi yang ditetapkan PSSI untuk mengikuti kompetisi Piala Soeratin U-17 tahun 2021.

- Ads Banner -

Baca juga: Persiku Masuk Grup A Liga 3 Jateng, Cucun: ‘Kita Ingin Dapat Prestasi Maksimal’

“Kegiatan hari ini adalah seleksi tahap pertama. Untuk peserta seleksi adalah mereka yang kelahiran tahun 2004-2005,” katanya di sela memantau seleksi yang berlangsung di lapangan Kongsi, Desa Loram Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Selasa (12/10/2021) sore.

Bukan hanya pemain lokal, lanjut Roni, seleksi kali ini juga diikuti pemain luar Kudus, seperti dari Kabupaten Grobogan, Pati, Jepara, dan Demak.

Meski demikian, lanjut Roni, pemain lokal akan tetap diutamakan masuk dalam Persiku junior. Di samping tidak menutup kemungkinan pemain luar Kudus juga bisa terjaring, asal memiliki kemampuan lebih dari pemain lokal.

“Tapi kalau kemampuan pemain luar Kudus 11 12 dengan pemain lokal, ya untuk apa kita mengambil pemain dari luar Kudus,” ungkapnya.

Baca juga: Pemain Naturalisasi Asal Guinea, Mamadou Diallo Resmi Bergabung Persiku

Sementara itu, Pelatih Persiku Junior Widhoro Heriyanto membeberkan bahwa sudah ada beberapa nama pemain yang nantinya dijaring menjadi pemain Persiku Junior.

“Pemain yang kita cari adalah pemain yang memiliki mental kuat, punya karakter. Di samping skill atau kemampuan dan teknik yang mereka punya, saya menginginkan mereka dari sisi mental bagus. Karena kalau skill bagus, teknik bagus, kalau tidak diimbangi mental kuat, kurang bagus juga,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

Lipsus 10 - Kisah Oei Tiong Ham, Sang Raja Gula Terkaya di Asia Tenggara dari Semarang

Tinggalkan Balasan

31,087FansSuka
15,127PengikutMengikuti
4,337PengikutMengikuti
70,075PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler