31 C
Kudus
Senin, Oktober 25, 2021
spot_img
BerandaWisataSebentar Lagi Kudus...

Sebentar Lagi Kudus Akan Punya Objek Wisata Baru di Desa Temulus

BETANEWS.ID, KUDUS – Pemerintah Desa Temulus, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus manfaatkan lahan tak produktif jadi kolam wisata. Lahan seluas satu hektare lebih tersebut merupakan aset desa, berupa lahan pertanian yang tidak optimal karena rawa-rawa. Lahan itu pun disewakan ke warga dengan harga Rp 4,5 juta setiap tahunnya.

Kepala Desa Temulus Suharto mengatakan, pembuatan kolam wisata di area tersebut menggunakan dana desa sebesar Rp 201 juta. Itu merupakan salah satu upaya untuk menambah Pendapatan Asli Desa (PAD).

“Ketika saya buat kolam, saya pastikan Rp 30 juta di tangan, sudah dapat PAD kita. Anggaran (pembuatan) dari dana desa. Karena anggaran desa bisa untuk pembuatan kolam, JUT pertanian, irigasi, yang sifatnya untuk peningkatan ekonomi masyarakat. Biarpun di suasana pandemi,” kata Suharto, Rabu (29/9/2021).

- Ads Banner -

Baca juga: Wisata Pijar Park, Indahnya Hutan Pinus Lereng Muria yang Jadi Primadona Baru Wisatawan di Kudus

Apabila pembuatan kolam wisata ini bisa terwujud, Suharto optimis akan mendatangkan banyak manfaat. Masyarakat yang berada di sekitar lokasi akan ada peningkatan ekonomi. Warga bisa menjual kopi atau makanan yang bisa dijajakan kepada pengunjung yang datang.

Untuk konsep sendiri, Suharto menjelaskan bahwa lahan tersebut dibagi beberapa lokasi. Ada kolam yang digunakan untuk pemancingan, ada juga yang digunakan sebagai kolam wisata yang akan ada wahana perahu kecil dan perahu bebek.

“Di sini nanti juga ada pasarnya, di pinggir tanggul. Biar tetap asri dan indah, nanti juga kita ada kolam wisata. Dalam arti ada perahu kecil, perahu bebek-bebekan kecil,” terangnya.

Pembangunan kolam ini, kata Suharto sudah dimulai sejak 17 Agustus 2021 lalu dan ditargetkan selesai dalam dua pekan ke depan.

Selama pembangunan, Suharto menceritakan bahwa sempat ada warga yang tidak terima. Merasa dirugikan atas pembangunan kolam yang berada persis di samping rumah warga. Namun, bukan dari warga Temulus sendiri, tapi dari warga Desa Kesambi yang berbatasan langsung.

Baca juga: Mulia Night Spectacular, Destinasi Wisata Malam Terbaru di Kudus yang Lagi Hits

Memang, terang Suharto lahan yang digunakan itu berbatasan langsung dengan Dukuh Jelak Tempel Desa Kesambi. Di mana ada 3 rumah dan satu musala yang merasa dirugikan atas material tanah hasil pengerukan lahan yang mengenai dinding bangunan. Mereka meminta agar Pemdes Temulus bisa bertanggungjawab membersihkan material tanah yang ada.

“Kami selaku yang membangunkan nanti akan membersihkan. Kami juga akan memberi satu meter lahan untuk saluran pembuangan air. Karena pembangunan ini masih berjalan, kami belum bisa menyelesaikan ini. Nanti setelah finishing, perlu menggunakan eskavator kecil,” jelasnya.

Ke depan, pengelolaan kolam ini akan diberikan ke pihak ketiga atau pengembang yang masih masyarakat Temulus sendiri. Untuk kontraknya akan dibicarakan nanti.

“Kulinernya mungkin banyak, karena yang daftar juga sudah banyak. Wajib warga Desa Temulus, kita juga memberi kesempatan bagi warga desa tetangga,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

Lipsus 10 - Kisah Oei Tiong Ham, Sang Raja Gula Terkaya di Asia Tenggara dari Semarang

Tinggalkan Balasan

31,087FansSuka
15,023PengikutMengikuti
4,337PengikutMengikuti
62,220PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler