Ridayanti Senang Akhirnya Bisa Kuliah Tatap Muka

BETANEWS.ID, SOLO – Mahasiswa Universitas Sebelas Maret atau UNS menyambut gembira dengan telah dimulainya kuliah tatap muka pada hari ini, Senin (6/9/2021). Mereka mengaku senang bisa belajar di ruang kuliah setelah beberapa semester terpaksa mengikuti pembelajaran secara daring.

Salah satu mahasiswa Fakultas Hukum, Indro Wicaksono mengaku senang meski PTM masih dilakukan secara hybrid atau campuran. Dirinya juga menyebut sudah mendapatkan vaksin dosis kedua.

Baca juga : UNS Mulai Gelar Kuliah Tatap Muka, Ruang Kelas Diisi Maksimal 30 Persen

-Advertisement-

Mahasiswa semester lima itu mengaku cukup senang setelah lebih dari satu tahun melakukan pembelajaran secara daring. Namun, ia juga mengaku masih sedikit khawatir, jika sampai terpapar Covid-19 meski telah divaksin.

“Setelah ikut vaksin mungkin kita bisa ikut kuliah offline dengan jaga jarak, kalau ada yang belum vaksin mungkin bisa mengikuti kuliah online,” ujar mahasiswa asal Bogor itu.

Hal senada juga disampaikan Ainun Ridayanti. Dirinya mengatakan, bahwa sudah lebih dari dua semester tidak berinteraksi dengan dosen secara tatap muka.

“Selama kuliah online yang paling dibutuhkan adalah sinyal, selain itu juga kuota dan kesehatan mental lebih dijaga tentunya. Karena sebagian besar kami yang mahasiswa baru tahun 2019, langsung harus mengikuti perkuliahan secara online atau daring itu sangat merasakan shock. Kami pun harus menyesuaikan dengan sistem dan teknologi. Selain itu juga aplikasi-aplikasi, kita harus belajar baik untuk presentasi maupun untuk perkuliahan secara full sesuai jam yang ditentukan,” kata dia.

Ainun mengaku lebih menyukai pembelajaran secara tatap muka. Menurutnya, karena secara tatap muka ada transfer energi antara dosen dan juga mahasiswa.

“Dari mahasiswa sendiri juga berharap untuk perkuliahan secara luring ini tetap dilaksanakan secara bertahap, tentunya dengan mentaati protokol kesehatan. Karena mahasiswa sudah kangen dengan semua fasilitas kampus dan juga sudah kangen untuk bertatap muka dengan dosen dan teman-teman,” ujar mahasiswa semester 5 Fakultas Hukum itu.

Belinda Putri Herawati, mahasiswa semester 3 UNS juga mengaku, dengan pembelajaran tatap muka, dirinya lebih memahami materi yang dijelaskan.

“Kendala PJJ lebih ke sinyal, jaringan tidak stabil, sering putus koneksinya,” ungkapnya.

Baca juga : Dua Perguruan Tinggi di Solo Siap Laksanakan PTM

Menurutnya, selama PJJ, proporsi antara tugas dan materi sama. Ia mengatakan, bahwa tugas yang ia terima tidak terlalu banyak dan juga dosen menyampaikan materi melalui Zoom tepat waktu.

“Saya semester 3, baru kali ini masuk, sangat senang. Semester ini ada 24 SKS,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER