31 C
Kudus
Rabu, Desember 8, 2021
spot_img
BerandaKUDUSKudus Extension Mall...

Kudus Extension Mall Mulai Terapkan Aplikasi PeduliLindungi untuk Pengunjung

BETANEWS.ID, KUDUS – Setelah Kabupaten Kudus masuk level 2 pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), sejumlah sektor mendapatkan kelonggaran. Salah satunya adalah mal, yang sudah bisa beroperasi dengan kapasitas pengunjung 50 persen.

Dengan adanya kelonggaran itu pula, jumlah pengunjung mal juga megalami kenaikan yang cukup signigikan. Seperti halnya di Kudus Extension Mall, yang juga mengalami peningkatan jumlah pengunjung.

Aktivitas di Kudus Extension Mall. Foto: Kartika Wulandari.

Baca juga : Realistis dengan Capaian Vaksinasi, Kudus Tak Wajibkan Masuk Mal Pakai Kartu Vaksin

- Ads Banner -

Menurut Marketing Kudus Extension Mall, Nafi, sejak ada kelonggaran tersebut setiap harinya pengunjung bisa mencapai 3.000-3.500. Sebelumnya, ketika PPKM, jumlah pengunjung sekitar 1 ribu setiap harinya.

Nafi menuturkan saat Kudus menerapkan PPKM Level 4 jumlah pengunjung turun drastis. Disebutkan penurunan pengunjung mencapai 80 persen.

Lanjutnya, saat ini Kudus Extension Mall sudah mulai menerapkan aplikasi PeduliLindungi bagi pengunjung.

“Kita sudah memberikan sosialisasi terlebih dahulu dari 9 Agustus hingga 6 September lalu. Kemudian, setelah 6 September kami langsung menerapkan penggunaan aplikasi ini,” jelasnya, Jumat (17/9/2021).

Masih kata Nafi, selain sebagai syarat masuk mal, aplikasi ini juga bisa untuk mendeteksi jumlah pengunjung yang masuk di mal.

“Aplikasi ini juga bisa menghitung kapasitas pengunjung dan bisa mengetahui, kita itu pengunjung keberapa,” ucapnya.

Dengan penerapan aplikasi itu, menurutnya respon pengunjung beragam. Ada yang positif, setuju dan ada juga yang merasa keberatan.

“Responnya macam-macam, ada yang males ada juga yang memang sudah mendownloadnya, karena tau sekarang di mal harus mempunyai aplikasi tersebut,” tambahnya.

Baca juga : PPKM di Kudus Turun Level 3, Hartopo Beri Kelonggaran Sektor Usaha

Kemudian jika pengunjung belum melakukan vaksin, pihak mal tetap membolehkan pengunjung masuk dengan syarat harus menerapkan prokes.

“Kalau belum vaksin juga masih diperbolehkan, karena memang persentase vaksin di Kudus belum menyeluruh. Pokoknya asal menerapkan prokes, kalau sudah vaksin dan mengunduh aplikasi, tapi suhu badan tinggi, kami juga tidak membolehkan pengunjung masuk,” jelasnya.

Editor : Kholistiono

Lipsus 10 - Kisah Oei Tiong Ham, Sang Raja Gula Terkaya di Asia Tenggara dari Semarang

Tinggalkan Balasan

31,087FansSuka
15,127PengikutMengikuti
4,337PengikutMengikuti
70,075PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler