BETANEWS.ID, KUDUS – Untuk menarik minat generasi muda tentang sejarah dan ragam koleksi yang ada di Museum Patiayam, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kudus mengadakan lomba alur kisah story line Museum Patiayam.
Kepala UPTD Museum dan Taman Budaya Kudus Yusron mengatakan, lomba tersebut dibagi untuk empat kategori. Yakni, kategori karya tulis ilmiah untuk umum, kategori karya tulis ilmiah untuk SMA sederajat, kategori vlog untuk umum dan vlog untuk SMA sederajat.
Baca juga : 63 Fosil Koleksi Museum Patiayam Berhasil Dikonservasi dan Identifikasi
“Pendaftaran peserta dimulai dari 1 September 2021 sampai 1 November 2021. Sedangkan pengumpulan karya, yaitu tanggal 1 November 2021, dan pengumuman pemenang pada tanggal 22 November 2021. Total hadiah lomba per kategori sebanyak, 7, 8 juta,” ujarnya.
Menurutnya, bagi masyarakat yang berminat untuk mengikuti lomba tersebut, ada ketentuan yang harus diikuti. Yakni, untuk ketentuan umum, peserta harus membuat karya orisinil (bukan plagiarisme), konten tidak berisi unsur ujaran kebencian, isu suku, ras, agama dan ponografi. Kemudian, karya belum pernah diikutkan lomba dan dipublikasikan di media sosial.
Selanjutnya, untuk pendaftaran, peserta bisa mendaftarkan diri dengan mengisi form, yang bisa dilakukan dengan ling ini https://forms.gle/bwva5HPaM3Jqt1m8. Kemudian untuk pengiriman karya dilakukan dengan mengunggahnya melalui
https://forms.gle/XsdrZpRA6v8vg6s49 atau dikumpulkan langsung ke Kantor UPTD Museum di Museum Kretek.
Baca juga : Tim dari Museum Ranggawarsita Kagum dengan Keunikan Koleksi Fosil di Museum Patiayam
Kemudian, untuk ketentuan khusus lomba karya tulis ilmiah, di antaranya, memiliki tema story line di Museum Patiayam, karya menggunakan kaidah karya tulis ilmiah sesuai Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI), teks minimal 1.500 dan maksimal 2.500 kata. Terakhir mencantumkan data diri peserta.
Lalu untuk lomba vlog, memgangkat tema story line di Museum Patiayam, karya berdurasi 3-7 menit, menggunakan bahasa utama bahasa Indonesia, dan apablia menggunakan bahasa daerah, maka disertakan terjemahan bahasa Indoensia.
Editor : Kholistiono

