BETANEWS.ID, KUDUS – Tim Pembinaan Teritorial (Binter) Pusat Teritorial Angkatan Darat (Pusterad) meninjau pelaksanaan vaksinasi di Sukun Tex, Selasa (28/9/2021). Pada kesempatan itu, Kolonel Inf Pranito Dwinarwan, Ketua Tim Binter mengatakan, bahwa vaksinasi di Kabupaten Kudus luar biasa.
“Pelaksanaan (vaksinasi) di Kudus ini luar biasa sekali. Tingkat kesadaran masyarakat sangat luar biasa sekali,” ungkapnya.
Kegiatan ini, jelas Kolonel Pranito sebagai bagian dari tugas komando TNI Angkatan Darat kewilayahan dalam membantu pemda mewujudkan masyarakat sehat. Terlebih melalui serbuan vaksinasi untuk membentuk herd immunity dari paparan Covid-19.

Baca juga : Hartopo Targetkan Vaksinasi di Kudus Capai 50 Persen
“Pemerintah dibantu TNI, Polri dalam menangani covid ini, harapannya semoga segera normal kembali,” ucapnya.
Diketahui, kegiatan vaksinasi di Sukun Tex yang berada di Desa Gondosari, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus merupakan bagian dari program serbuan satu juta dosis vaksinasi di wilayah Kodim 0722/Kudus. Di mana sasarannya hari ini adalah pelajar di usia 12-17 tahun.
Totalnya ada sekitar 3.000 pelajar yang menjadi sasaran vaksinasi. Bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan di Kudus dalam menyukseskan program ini, Kolonel Pranito mengucapkan rasa terimakasihnya. Berharap, target sepekan bisa terealisasi.
“Tadi ada tiga ribu pelajar, hadir semua. Saya ucapkan terima kasih kepada Sukun dan Djarum yang sudah memfasilitasi. Mudah-mudahan serbuan vaksinasi ini yang sampai hari Senin bisa menuntaskan seluruh wilayah yang ada di Kudus,” katanya.
Sementara itu, Dandim 0722/Kudus Letkol Kav Indarto mengatakan, bahwa ada 40 ribu dosis vaksin Covid-19 jenis Sinovac yang dibagi untuk 2 perusahaan. Yakni untuk Djarum dan Sukun. Pihaknya menargetkan, dalam sepekan, puluhan ribu vaksin bisa disuntikkan ke warga Kudus. Baik itu remaja, hingga lansia. Sehingga target pemerintah agar 50-70 persen masyarakat divaksin, bisa tercapai.
“Kita suntik semuanya. Tidak ada yang difokuskan. Meski kalau bisa lebih ke lansia. Tapi sekarang, semuanya. Sehingga target 70 persen masyarakat kita divaksin bisa terpenuhi,” ungkapnya.
Humas Tim Vaksinasi Sukun Grup Deka Hendratmanto mengatakan, bahwa kegiatan vaksinasi kali ini dilakukan secara kolektif. Di mana pihak perusahaan mendata setiap sekolah di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kudus yang mau divakasin. Baik itu negeri maupun swasta.
“Pelayanan vaksinasi pelajar di Klinik Pratama Sukun Grup (KPSG) ini sistemnya kolektif. Jadi kami jemput bola ke sekolah-sekolah,” terang lelaki yang juga merupakan Corporate Secretary PR Sukun tersebut, Selasa (28/9/2021).
Dengan sistem seperti itu, lanjut Deka, diharapkan semuanya bisa lebih tertata dan mempermudah proses pendataan. Sekolah mana saja yang siswanya belum divaksin bisa diketahui dengan lebih mudah.
“Kalau kita menggunakan sistem open atau setiap pelajar bisa mendaftarkan diri langsung, berdasarkan sekolahnya tidak nampak. Dengan seperti ini (sistem kolektif) mudah-mudahan membantu pemkab dan Kemenag, mana saja yang sudah divaksin dan mana yang belum,” jelasnya.
Deka juga menjelaskan, vaksin yang digunakan kali ini merupakan suplai dari pihak Kodim 0722/Kudus. Ada sebanyak 17 ribu dosis vaksin yang diperoleh. Dalam waktu sepekan, ribuan vaksin itu akan disuntikkan ke semua sasaran.
“Tahapan ini, kami mendapat 17 ribu dosis vaksin yang kami maksimalkan rata-rata dalam sehari 2.500-3.000 vaksin,” terangnya.
Baca juga : Siapkan Kuliah Tatap Muka, IAIN Kudus Gelar Vaksinasi untuk Mahasiswa
Sampai saat ini, Deka menjelaskan sudah ada 10 sekolah yang terdata untuk mengikuti proses vaksinasi. Pun masih ada beberapa sekolah yang masih dalam proses.
Demi mempermudah para pelajar mengikuti vaksinasi, Sukun Grup juga menyiapkan sekitar 10 armada untuk menjemput mereka di sekolah. Penjemputan ini pun tidak dipungut biaya sepeserpun.
Untuk selanjutnya, Deka mengatakan, tidak menutup kemungkinan proses vaksinasi pelajar akan berlanjut kepada pelajar di bawah naungan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus.
Editor : Kholistiono

