31 C
Kudus
Senin, Oktober 25, 2021
spot_img
BerandaWisataAneh tapi Nyata,...

Aneh tapi Nyata, Mata Air Kali Odo Ini Surut saat Musim Hujan dan Deras Ketika Kemarau

BETANEWS.ID, SALATIGA – Beberapa pengunjung terlihat sedang menikmati segarnya air di Wisata Sumber Mas Kali Odo di Dusun Karang Nongko, Desa Gedangan, Kecamatan Tuntang, Kota Salatiga. Ada yang berenang mengitari kolam, ada juga yang hanya bermain di pinggiran.

Di bagian lain area wisata, beberapa gazebo tampak sudah dipenuhi beberapa keluarga yang memilih untuk tidak berenang. Gazebo itu bersisian dengan area penyewaan ban dan tempat bilas untuk pengunjung.

Wisata yang baru dibuka beberapa waktu lalu itu memang sedang hangat diperbincangkan banyak orang. Selain menyuguhkan alam pedesaan yang masih asri dengan udara bersihnya, mata air Kali Odo juga dikenal unik. Pasalnya, mata air itu akan surut saat musim hujan dan deras ketika kemarau.

- Ads Banner -

Baca juga: Terpukau Cantiknya Air Terjun Songgo Langit, Destinasi Favorit untuk Liburan di Jepara

Untuk masuk area wisata ini tiketnya juga murah, yakni hanya Rp 3 ribu saja. Dengan biaya semurah itu, pengunjung bisa puas berenang di mata air yang masih akan terus dikembangkan oleh pihak desa tersebut.

Salah satu pengunjung, Adi mengatakan, ia tertarik untuk mengunjungi objek wisata tersebut lantaran kolam renangnya itu di air yang mengalir. Sehingga, airnya itu selalu berganti dan kemungkinan ada kumannya itu minim. Selain itu, airnya yang jernih juga memungkinkan untuk melihat kedalaman air.

“Masih asri dan kalau berenang itu rasanya seperti menyatu dengan alam yang membuat saya renang disini,” bebernya, (21/7/2021).

Baca juga: Menikmati Keindahan Alam Muria dari Kolam Renang Joglo Dopang

Pengunjung lain, Khoirul justru mengaku penasaran dengan keajaiban mata air yang punya anomali itu. Makanya, ia ingin membuktikan sendiri keberadaan mata air tersebut. Setelah mendatangi dan tanya-tanya ke pengelola, ternyata memang benar adanya.

“Ya masih dingin disini dan pengen buktiin sendiri mata air musim kemarau ini dan emang ada juga yang unik kayak gini,” tutupnya.

Penulis: Faris Azhari (Mahasiswa Magang IAIN Salatiga)

Editor: Ahmad Muhlisin

Lipsus 10 - Kisah Oei Tiong Ham, Sang Raja Gula Terkaya di Asia Tenggara dari Semarang

Redaksi
Beta adalah media online yang lahir di era digital. Berita yang disajikan unik, menarik dan inspiratif. Serta dikmas dalam bentuk tilisan, foto dan video.

Tinggalkan Balasan

31,087FansSuka
15,023PengikutMengikuti
4,337PengikutMengikuti
62,220PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler