Bertebaran Selebaran Sindiran Kebijakan PPKM di Klaten, Polda Jateng Turun Tangan

BETANEWS.ID, SEMARANG – Poster berisi kritikan soal penanganan pandemi kepada Pemerintah Kabupaten Klaten ramai diperbincangkan. Sebab, poster berisi kritikan tersebut, banyak ditemui di sejumlah titik di Kabupaten Klaten.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Jawa Tengah Kombes Pol M Iqbal Alqudusy mengatakan, polisi sejauh ini sedang menyelidiki pihak yang sengaja melakukan penyebaran poster tersebut.

Baca juga : Kades di Grobogan Ngeluh ke Ganjar, ‘Kapan PPKM Dibuka Pak?’

-Advertisement-

“Penyelidikan dilakukan untuk mengungkap pelaku dan antisipasi hal yang tak diinginkan dari poster tersebut,” jelasnya, Kamis (19/8/2021).

Sejauh penelusuran polisi, beberapa poster ditemukan di beberapa titik. Di antaranya, di tiang traffic light Simpang 4 GOR Gelar Sena Klaten, tembok pagar GOR Gelar Sena Klaten, teras warga samping GOR Gelar Sena Klaten, tiang traffic light Simpang 4 MAN 2 Klaten, dan tembok pintu Taman Lampion Klaten.

Dia berharap, agar masyarakat dapat bersabar terkait Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang diperpanjang. Meski banyak sektor-sektor yang terdampak, tapi kesehatan dan keselamatan menjadi yang utama. Untuk itu, dia juga minta maaf kepada masyarakat yang terganggu akibat PPKM.

“Kami menyadari dan memohon maaf kepada masyarakat serta sektor-sektor yang terganggu akibat PPKM,” harapnya.

Selain itu, dia juga mengingatkan, agar masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan untuk menekan laju penularan covid. Menurutnya, penanganan pandemi Covid-19 harus ada sinergi antara masyarakat dan pemerintah.

Baca juga : Tak Bisa Jualan Selama PPKM, Basyir : ‘Alhamdulilah, Saya Jual Apa Aja yang Ada di Rumah’

“Kami memohon dukungan dari masyarakat untuk bersama memerangi pandemi Covid-19 dengan mematuhi aturan dan menerapkan protokol kesehatan,” pintanya.

Adapun selebaran tersebut tertulis “17 Agustus tahun ini temanya bertahan hidup, dipaksa sehat di negara sakit, PPKM sampai mampus’. Selain itu ada juga, ‘COVID Belum selesai 2024 sudah mulai, fixxx ! COVID-19 syarat kampanye yang akan mengakhiri penderitaan rakyat’. Kemudian yang lainnya bertuliskan ‘Perpanjangan PPKM si kaya makin kaya si miskin makin miskin, dipaksa ngeprone gerak dikit diancam pidana’.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER