BETANEWS.ID, SOLO – Antusiasme pelajar di Kota Solo menjalani vaksinasi sangat tinggi. Hal tersebut terlihat dari banyaknya siswa yang datang untuk menerima suntikan vaksi tahap pertama, yang dilaksanakan di SMAN 3 Solo, Rabu (4/8/2021).
Virgiannisa Sefsani Dewi, siswa SMAN 3 Solo mengaku senang bisa mendapatkan jatah vaksin tahap pertama. Dirinya mengatakan, hal tersebut sebagai upaya pencegahan agar tidak terkena virus Covid-19.
“Nggak takut sih, karena dalam hati memang pingin divaksin. Ingin segera cepat-cepat divaksin, untuk pencegahan agar tidak kena covid,” ujar Virgi.
Baca juga : Habis Disuntik Vaksin, Pelajar di Solo Ini Dapat HP
Siswa kelas XII SMAN 3 Solo itu berharap, agar setelah menerima vaksin, dirinya dapat segera mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM). Menurutnya belajar secara tatap muka lebih nyaman, serta dapat berkumpul dengan teman-temannya.
“Habis divaksin, nantinya bisa tatap muka. Seneng, karena bisa kumpul bareng teman teman lagi, bisa mengikuti pelajaran secara offline, kan enak,” ucapnya.
Tak beda jauh dengan Virgi, Ludfi Muhammad Iqbal juga merasa senang bisa mendapatkan vaksin. Selain itu, dirinya juga tidak menyangka, bahwa setelah divaksin, dirinya mendapatkan handphon untuk belajar.
“Dikabarin dapat vaksin dari guru. Nggak nyangka, vaksin dapat HP, seneng banget.
Nanti HP nya digunakan buat keperluan sekolah,” ujar siswa SMK 6 Solo itu.
Tasya Andini, siswa kelas X di SMK 1 Solo juga mengaku senang dapat mendapatkan vaksin. Dirinya ingin segera divaksin karena takut dengan kondisi pandemi saat ini.
“Lumayan seneng, tapi agak gimana gitu. Dapat HP lagi, jadinya seneng, bisa digunakan untuk belajar dengan zoom,” kata dia
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Surakarta Etty Retnowati menjelaskan, vaksin untuk pelajar ini salah satunya untuk menghadapi pembelajaran tatap muka.
“Ini sebagai langkah awal PTM. Dengan para pelajar divaksin, orang tua, guru dan siswa sendiri menjadi lebih percaya diri dan lebih tenang ketika nanti tiba saatnya pembelajaran tatap muka. Sebagai awalan adalah 500 siswa yang termasuk dalam daftar gakin (keluarga miskin),” terangnya
Etty mengungkapkan vaksin selanjutnya pada Kamis (5/8/2021) besok, sasarannya adalah 100 siswa dari SMAN 1 dan bertempat di sentra vaksinasi Graha Wisata Niaga.
Baca juga : Ayahnya Meninggal Karena Covid, Gibran Jamin Pendidikan Tiga Anak Ini Hingga S1
“Setelah itu giliran SMAN 3, SMK 4, SMK Mikael, SMPN 4, SMP Al Azhar Syifa Budi, MTs Negeri 1, Madrasah Aliyah. Yang pernah percobaan PTM kemarin itu didahulukan. Batasan 12 tahun ini, yang paling muda adalah kelahiran 1 Agustus 2009, jadi benar-benar harus sudah berusia 12 tahun,” lanjutnya.
Kemudian, Etty menyebutkan, bahwa total pelajar yang menjadi sasaran vaksin adalah 73 ribu siswa.
Editor : Kholistiono

